ka-nia.com

Training i5/OS

Tak terasa sudah 4 hari lamanya mengikuti Training i5/OS. Setiap hari kerjaan saya bolak balik kantor - Mid Plaza (tempat Training). Sejauh ini, saya enjoy menikmati hal ini. Training ini nantinya diadakan 2 minggu. Besok libur karena materi sudah habis u/ kelas pemula. Sedangkan minggu depan mulai lagi dengan pendalaman materi. Memang siy, servernya kayak mana juga belon pernah lihat. Pakai Emulator ajah udah cukup menggambarkan bahwa nantinya kami bakal banyak bermain-main dengan command line. Melihat layar hitam atau di i5/OS disebut Green Screen, jadi ingat akan Linux. Hampir 2.5 tahun pake Fedora. Terakhir saya pake Fedora Core 4 & Ubuntu 5. Nga sempet instalasi Fedora Core 5 hehehehhee…….. Sekarang udah keluar versi Fedora Core 9. Ckckckkckc………cepet nyak :mrgreen: .

Yang saya dapatkan atau alami dari Training ini sbb :
1. Tau yang namanya Mid Plaza
Ternyata bersebalahan ma gedung yang saya sukai. Da Vinci hiihihihi………. Beginilah kalau orang kagak pernah kemana-mana.
2. Dapat teman baru
Ada 2 orang anak BINUS yang ikutan training. Kenal ma Instruktur dan sedikit sekali orang PERKOM :D .
3. Makan siang gratis
Hari pertama : Hoka Hoka Bento
Hari Kedua : KFC Combo
Hari Ketiga : Solaria
Hari Keempat : HokBen lagee..
4. Boros ongkos transportasi
Naik Taxi bolak balik :D :mrgreen:
5. Ilmu Baru
Ini yang paling penting. Dan sampai sekarang sebenarnya masih nga hapal command, nama Library, System Value-nya. Mungkin nanti lebih banyak tekan F1 qeqeeqeeeeqeeeeeee……….

Server kami siy sudah datang. Masih ada di PERKOM. Besok katanya mau di partisi. Uhhh….nga lihat prosesnya.

Bukunya untuk pemula kayak gini ney………

Photobucket

Waktu lihat awal saya cuman bilang : bagus buat bantal :mrgreen:

Oh iya, isi trainingnya apa aja, nga usah ditulis akhh……..buanyakkkk soale. Dan udah lupa juga qeqeqeeqeqeqe…………..

  • 4 Comments
  • Filed under: Cerita Kania, IT
  • Pelupa & Sibuk

    Bulan Juni sudah tiba, berati kerjaaanya bakalan tambah banyak ajah.
    Awal Bulan Juni dimulai dengan acara Kick Off SAP Project. Dengan nama BIRDIE Project (BGA Integrated & Rapid Development with Impressive Team) maka mulailah perjuangan development SAP di kantor. Sebenarnya perjuangan sudah dimulai di awal2 tahun. Cuman semakin terasa di Bulan April. Lebih terasa kemaren pas nyiapin acara Kick Off. Acara yang dihadiri oleh seluruh Head Department, Direktur BGA, bosnya Team Hermis Consultant, Redmer Schukken ; Country Manager IBM Husein Samy, Marketing Director SAP Singgih Wandojo, Director Pacifik Consultant Budi H ; beberapa orang jurnalis ; berjalan dengan lancar. Puji Syukur kepada-Nya, saya sanggup melaksanakan tugas menjadi MC. Meski gugup ruaarrr biasa, tapi tetep berusaha membawakan acara dengan baik.

    Bulan Juni dan selanjutnya akan menjadi ajang kekuatan tubuh dan pikiran qeqeeqeqeq………Mulai Senin besok, saya akan training OS/400 atau i5/OS di Mid Plaza selama 2 minggu. Jadi BASIS katanya qeqeeqeqeq………. Syukur pada Tuhan, saya diberi kesempatan mengikuti training ini. Trainingnya bakalan lanjut ke bulan Juli dan entah bulan apalagi. Server IBM i570 pun akan datang pertengahan Juni ini. Pelaksanaan perapihan Ruang Server dan tetek bengeknya sesuai dengan hasil assesment IBM pun musti kudu selesai di bulan Juni. Ehh saya ketiban rejeki jadi panitia 17-an Agustus di kantor. Nah tambahan lagi tugas rutin. Oh iya, Laptop 28 biji bakalan datang dipertengahan bulan Juni. Dan dibulan2 selanjutnya sampe jumlahnya 94 biji.

    Rasanya baru kemaren dokter bilang atau mungkin tepatnya menegur saya : badanmu adalah asset-mu yang paling berharga. Tapi saya menganggap semuanya ini adalah kesempatan besar untuk belajar, mengerjakan semuanya dengan lebih cepat dan efisien lagi & menanganinya dengan baik pula.
    Oh iya, saya sedang menunggu job lain. Job bantu2 mas saya. Walaupun cuman katanya ‘urusin administrasinya’ tapi itu pekerjaan yang akan saya lakukan dengan sepenuh hati dan jiwa. Karena pekerjaan ini sebenarnya sudah lama saya tunggu2. Waktu tahun 2006 **saya di Jogja**, pernah ditawari oleh beliau juga. Cuman katanya musti ke Jakarta. Jadi sekarang saya bener2 bisa bergabung qeqeeqeq……….. Thx u yah Masnya.

    Yang paling berubah dari saya sekarang adalah bahwa saya terkena penyakit mematikan & berbahaya, yaitu PELUPA. Saya dulu sering ngejekin Mas Ciluuk, Soyuz atau BPDP dengan sifat pelupa mereka yang keterlaluan. Sekarang saya mengalami hal yang serupa. Meski termasuk pemula **belum se-expert mereka***, tapi kadang merugikan dalam bekerja. Saya berharap sindrom pelupa ini bakalan berkurang. Karena hampir memasuki masa intermediate…..

    Imbas dari semuanya ini, blog bakalan lebih jarang di update. Dan saya juga bakalan jarang jalan2 ke blog orang. Jadi kalau misalnya saya jarang comment di blog langganan, saya minta maaf yah. Misalnya di kosan bisa On Line, pasti dah saya berkunjung. Tunggu aja. Semoga gaji saya naik 3x (lebih) lipat wkakakakakkakaka……………… :mrgreen: :D

  • 4 Comments
  • Filed under: Cerita Kania, IT
  • Outbound Pertama

    Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

    Harusnya saya menulis ini mungkin beberapa hari yang lalu. Cuman kagak sempet juga hehehhe………..

    Kamis minggu yang lalu, Team Building SAP+IT beserta BPO (Bussines Process Owner) berangkat ke Hotel Yasmin di Puncak, Jawa Barat. Karena sampenya udah malam, jadi udara begitu dingin menusuk tulang. Uhhh….langsung berkelotak bunyi tulang belulang, nga berani sama sekali buat mandi :mrgreen: . Acara dimulai pukul 10 malam **gile, dingin banget*, perkenalan dari team Outbound PT Prima Insight ; dan game mencari bendera ; tiket u/ dapat baju outbound. Yang nga dapat bendera, dengan susah payah mendapatkan baju dengan dikerjain terlebih dahulu. Pukul 11.30 barulah semua peserta kembali ke villa masing2. Saya satu rumah dengan Mba Widiya, Angel, Yanni, Novi dan Yayuk di Villla Rinai 2.

    Read the rest of this entry »

  • 6 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Usah Kau Lara Sendiri

    Kulihat mendung menghalangi pancaran wajahmu
    tak terbiasa kudapati terdiam mendura
    Apa gerangan bergemuruh di ruang benakmu
    sekilas galau mata ingin berbagi cerita

    Reff :

    Kudatang sahabat, bagi jiwa
    saat batin merintih
    usah kau lara sendiri
    masih ada asa tersisa

    Letakkanlah tanganmu di atas bahuku
    biar terbagi beban itu
    dan tegar dirimu
    Di depan sana cah’ya kecil ‘tuk memandu
    tak hilang arah kita berjalan
    menghadapinya

    Sekali sempat kau mengeluh, kuatkah bertahan
    satu persatu jalinan kawan beranjak menjauh

    Back to Reff.

    Usah Kau Lara Sendiri
    By : Katon Bagaskara & Ruth Sahanaya

    Lagu ini untuk sahabatku yang sedang gundah gulana ; sedih ; sakit hati ; stress.

    Ketika kau lihat kabut pagi ; cuaca mendung menyelimuti ; ingatlah bahwa di balik semua itu ada Matahari yang siap memberikan kehangatan Sinarnya.
    Percayalah, aku selalu ada di sisimu meski hanya sebagai pendengar setiamu.

  • 5 Comments
  • Filed under: Lyrics
  • Bondres Pohon Obat

    KALAU kita membaca purana-purana mengenai tanah Bali, maka kita mendapatkan gambaran tentang tanah Bali yang begitu asri. Pantai, sungai, tebing dan hutan yang demikian mempesona. Di situlah para leluhur Bali mendirikan tempat suci.

    Begitu kaya alam Bali. Berbagai tanaman ada. Kekayaan alam inilah yang dipersembahkan dalam ritual keagamaan di pura. Konsep leluhur orang Bali di masa lalu adalah tempat suci di Bali harus didukung oleh alam indah dan sarana persembahyangan yang datang dari alam Bali sendiri. Kalau mau dikatakan dengan bahasa sekarang yang lebih modern, persembahkanlah hasil kekayaan alam sekitar dalam setiap pemujaan.

    Sayangnya, kini manusia Bali sudah berubah, melupakan warisan leluhurnya dan sudah menyimpang jauh dari purana yang ada. Janur (busung) sudah datang dari Banyuwangi dan Situbondo, demikian pula bunga, ayam, itik dan telur. Buah bertruk-truk datang dari luar Bali termasuk dari luar negeri seperti Amerika, Cina, Thailand dan sebagainya. Sotong, juwet, belimbing, jeruk Bali, sudah kalah gengsi dengan buah peer dari Cina, apel dari Amerika dan sebagainya.

    Padahal, tanaman khas Bali yang dipelihara para leluhur orang Bali di masa lalu, bukan saja untuk persembahan di pura kalau ada upacara, juga untuk sarana mengobati orang sakit. Antara tanaman yang tumbuh di tanah Bali dan penyakit yang diderita orang Bali, klop. Keahlian orang Bali dalam meracik hasil-hasil alam ini memunculkan apa yang disebut dengan Usada Bali, sebuah ilmu pengobatan penyakit dari bahan alam. Memang, ilmu semacam ini bukan hanya ada di Bali, di berbagai belahan bumi juga ada. Tetapi yang pasti, ilmu ini (Usada Bali) jauh lebih cepat merosot dibandingkan yang dipraktikkan di India maupun Cina. Bahkan dunia kedokteran modern sudah mengakui keunggulan ini sehingga banyak obat-obatan dan suplemen kesehatan yang memakai racikan dari alam. Herbal, begitulah istilah populernya.

    Read the rest of this entry »