ka-nia.com

Protected: Goresan #1

This post is password protected. To view it please enter your password below:


  • Enter your password to view comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Ready To Fly

    Verse 1

    I open my eyes the world seems a different place,
    The colours are brighter and the air is sweet to taste.
    see it’s like I woke up from a nightmare that tied me down,
    I was smothered and trapped inside a sleep way underground

    Pre 1
    Its time I learned to fall,
    To say the word goodbye.
    To feel the sunlight on my face,
    Maybe that means…

    Read the rest of this entry »

  • 6 Comments
  • Filed under: Lyrics
  • Perbedaan Gender

    Sudah lama ingin menulis tentang hal ini. Rasanya tiap kali orang menyakiti saya karena masalah gender, peristiwa ini akan kembali terngiang-ngiang dalam otak saya. Tuhan begitu sayang pada saya, sehingga memory di kepala ini selalu tersedia untuk menampung banyak peristiwa.

    Read the rest of this entry »

    Pura Lempuyang Luhur

    Akhirnya, saya bisa menunaikan janji yang saya ucapkan 7 tahun yang lalu.
    Tujuh tahun yang lalu, saya nangkil ke Pura Lempuyang Luhur untuk kali kedua, namun sayang, pas mau naik ke Luhur, hujan deras **deras banget *** mengguyur. Udah basah banget dah. Sebagian teman2 SMA memutuskan untuk tidak naik ke atas. Sebagian lainnya tetep naik ke atas. Saya sendiri memutuskan tidak naik. Karena teman deket nga bisa meneruskan perjalanannya. Waktu itu dia sudah sangat kedinginan. Jadi saya berjanji akan tangkil ke Lempuyang Luhur.

    Kami telat berangkat, karena mobil rentalnya baru datang jam 11 siang, sedangkan rencana awalnya kami berangkat jam 8 pagi. Oleh karena itu saya tidak jadi ketemu dengan devari disana. Perjalanannya amat menyenangkan. Sampe pelataran parkir kira2 jam 12-an siang. Kemudian naik bis menuju Pura Penataran. Perjalanan ini benar2 diberkati oleh Tuhan. Meski hujan rintik2 senantiasa menemani, kami tetep melanjutkan perjalanan ke Pura Telaga Mas. Hujan agak deras menerpa. Tapi kami tetep memutuskan untuk naik ke Luhur. Hujan reda kembali. Saya dan Risna rada ketinggalan pas menaiki undakan. Om dan Rian udah nga kelihatan punggungnya. Ibu juga udah jauh di depan. Namun selalu menoleh ke belakang. Siapa tau anaknya paling sulung nga sanggup naik ke atas hahahahah……….atau mungkin milih kabur dan turun kembali.

    Pura Penataran

    Read the rest of this entry »

  • 11 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Penjor Ala Nirwana’s Family

    Beginilah kalau di rumah itu nga ada cowoknya ***selain bapak***. Harusnya pekerjaan tersebut diselesaikan oleh laki2 maka kalau di rumah pekerjaan tersebut diselesaikan oleh perempuan dah. Contohnya adalah membuat penjor. Kalau dah begini, kayaknya para putri berubah menjadi para putra :D .

    Syukurnya, wanita2 di rumah adalah wanita2 perkasa. Meski Tia dan Rian masih kecil, tapi mereka dengan sangat antusias membantu bapak bikin penjor. Sedangkan Ibu, yah jangan ditanya, pasti membantu sekali. Saya sendiri juga bantuin koq :D .

    Photobucket

    Memulai membuat penjor

    Photobucket

    Membuat Gelang-gelangan

    Read the rest of this entry »