21 Apr
Lima puluh tahun yang lalu, di sebuah desa yang bernama Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan 21 April 1957, lahir seorang bayi perempuan, putri ke-4 dari pasangan suami istri Jero Tanjung dan Tjokorda Ngurah Bharata. Bayi perempuan tersebut diberi nama Anak Agung Istri Kendran. Dalam keseharian si anak perempuan terkenal pintar dan galak. Tapi periang. Sekolah menjadi prioritasnya. Naik sepeda kesekolah yang jaraknya berkilo-kilo pun dilakoni. Menggunakan alat2 tulis yang seadanya. Tapi perjuangannya untuk mendapatkan pendidikan sangatlah tinggi. Oleh karena itu dia selalu menjadi terbaik di kelasnya. Sampai dia menyelesaikan pendidikan di Sekolah Pendidikan Guru (SPG). Namun semua yang dicapainya saat itu merupakan perjuangan yang sangat berat. Waktu SPG dia tinggal jauh dari orangtuanya. Tinggal bersama tantenya. Disana, diapun mengerjakan semua pekerjaan rumah dan disayang oleh semua penghuni rumah tersebut. Ketika SD-SPG dia merupakan salah satu atlet lari yang diperhitungkan. Olahraga menjadi aktivitas lain selain belajar. Voli merupakan kegemarannya. Tidak hanya di bidang olahraga, dunia kesenianpun tidak luput untuk dipelajari. Seni Tari, Drama Gong dan Gamelan pun dikuasai. Menjahit, memasak, merapikan rumah, mejejahitan dan segudang pekerjaan wanita pun dikuasainya. Hanya kadang dia tidak bisa mengendalikan emosi dan keras kepala. Selain itu dia dikenal periang dan ramah. Dan orangnya sangat disiplin.
10 Apr
Hikayat Perang Sparta dengan Persia
Waktu melihat posternya, niy film pasti penuh dengan darah. Kami berlima duduk manis di deretan paling belakang. Pak Itor, Habib, Bang Alex, saya n Pak Indra…itulah urutannya :D. Begini ceritanya
10 Apr
Tumben bangun kesiangan. Badan bener2 lemes. Berjalan gontai ke kamar mandi sambil merenungkan kejadian malam sebelumnya. Kepala masih berdenyut-denyut sampai sekarang. Saya meminta maaf kepada mereka. Bukan maksud hati untuk menyakiti tapi apa hendak dikata, jika saya merasa bahwa hal ini hanyalah persahabatan. Sangat menyakitkan memang ketika cinta ditolak dan mengatasnamakan persahabatan. Tapi mau apalagi, selain itu perasaan tidak bisa dipaksakan. Apa kata dunia kalau……………
9 Apr
Sehari sebelumnya, saya mendapat sms dari sahabat tercinta, Fajar. Udah lama nga dengar kabarnya tiba2 dia sms. Setelah basa basi di sms pertama, kedua dan ketiga, di sms keempat, dia bilang kalau sempat mau main. Wah langsung saja saya bilang “main ket4q, klu nga aq bs mt kebosnan†:D. Gayung bersambut, Fajar yang selalu baik tetap baik meskipun kami sudah tidak bertemu selama 5 bulan. Sekarang tergantung Handa, sahabat tercinta lainnya. Dan diputuskan, kalau tidak ada halangan, mereka akan datang hari Minggu kt4 saya. Semalam badan udah meriang. Jadi benar2 kesedihan yang ada di hati menular ke kondisi fisik uhhh….sebel
:(.
7 Apr
Setelah membaca buku The Firm dan mengalami perenungan yang mendalam :D, kegiatan selanjutnya ya nge-blog. Perut saya menjerit-jerit minta diisi. Tapi dengan enggan saya tidak beranjak dari t4 duduk dan terus menulis dan kadang main game. Seperti hari sebelumnya, makan pagi dan makan siang diundur menjadi makan malam. Tapi anehnya, tanpa makan nasi saya makan rujak yang pedas banget. Walah walah….mau jadi apa perut saya nantinya. Tambah rusak pastinya
:D. Pas sudah selesai semuanya, pikiran melayang pada makanan yummy yummy…….tapi beli apa yah….bingung juga. Sama mba Mus saya disuruh mandi hehehhe………seharian belum mandi wkakakkak….maklum, saya pemalas dan pemalas :D. Jam 6-an, saya sudah tampil cantik *muntah dech bacanya eheheheh….
*, 30 menit kemudian saya pergi beli makan. Karena agak2 lemas, setelah sehari sebelumnya hanya makan mie rebus * bener2 kekurangan gizi *, akhirnya diputuskan beli sate ayam. Di t4 langganan di depan taman indah sungai sambas hehehe….sang penjual seperti biasa ngajak ngbrol2. Seperti biasa juga dia menanyakan, “koq sendiri aja neng “ :D, saya hanya tertawa saja mendengar pertanyaanya. Disambung teman lainnya, “dibungkus atau dimakan disini? “. “seperti biasa aja “ jawab saya. “enaknya tuch ya mba, makan disini dan ditemeni siapa gitu, berdua di depan taman khan enak “ sambung yang lainnya. “ini khan malam minggu mba, masak sendirian aja…………â€