<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>ka-nia.com</title>
	<atom:link href="http://ka-nia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ka-nia.com</link>
	<description>Catatan Yang Mengiringi Langkahku...</description>
	<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 04:45:16 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>&#8216;Sastra&#8217;</title>
		<link>http://ka-nia.com/2010/09/sastra/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2010/09/sastra/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 01:03:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=685</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin banyak yang tidak mengenal saya secara mendalam  . Dalam artian, sisi2 yang lain dari hidup saya. Seperti misalnya, teman SMA saya terkejut mengetahui bahwa saya bisa juga menjadi &#8216;puitis&#8217;  **sebenarnya sok puitis aja** . Mau ketawa ngakak ketika dia mengatakan itu. Dan memang pada akhirnya saya ketawa sendiri. Setiap manusia, saya rasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Mungkin banyak yang tidak mengenal saya secara mendalam <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . Dalam artian, sisi2 yang lain dari hidup saya. Seperti misalnya, teman SMA saya terkejut mengetahui bahwa saya bisa juga menjadi &#8216;puitis&#8217; <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> <em>**sebenarnya sok puitis aja**</em> . Mau ketawa ngakak ketika dia mengatakan itu. Dan memang pada akhirnya saya ketawa sendiri. Setiap manusia, saya rasa memiliki sisi <em>&#8216;puitis&#8217;</em> entah itu penjahat sekalipun <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Emang ada yah ihihihihih&#8230;&#8230; Intinya, saya memang menyukai Puisi, Prosa, Cerita Pendek, cerita Bersambung, Fiksi, Non Fiksi, dan apa aja yang memang sesuai mood sayah ketika saya membacanya. Kebiasaan ini dimulai ketika saya SD. Waktu itu ada buku2 yang sudah bulukan, yang siap2 untuk dibuang oleh Ibu. Ketika saya melihat judulnya, wowwww&#8230;keren banget. Padahal cuman baca judulnya doank. Setelah itu, saya ambil mana yang menyedot perhatian otak ini. Mulailah kebiasaan membaca itu muncul. Apalagi ketika SMP, Pelajaran Bahasa Indonesia, membuat saya selalu rajin ke Perpustakaan untuk mencari buku2 yang berkaitan dengan Sastra. Mencari resensi dan apalah tugas2 kebanyakan. Yah ke Perpustakaan selain baca2 buku Sastra dan Ensiklopedi juga sekalian <em>Tepee&#8211;Tepee</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> [gubraaaaaakkkk]. </p>
<p align=justify>Saya suka membaca buku2 karangan <em>N.H Dini</em>. Saya masih ingat setiap pulang sekolah, selalu menyempatkan diri ke Perpustakaan Daerah yang koleksi buku2nya waktu itu sangat terbatas T_T. Tapi teteup semangat. </p>
<p align=justify>Cuman sekarang, saya sudah jarang membaca buku2 yang berkaitan dengan pengarang2 Indonesia, apalagi Sastra. Paling waktu kuliah baca buku Detektif karangan <em>S Mara Gd</em> atau bukunya <em>Mira W</em>. Sisanya, saya lebih banyak tenggelam dalam Novel2 karangan <em>Agatha Christie, JK Rowling, John Grisham, Mario Puzo, Sidney Sheldon, Robert Langdon etc</em>. Satu buku yang sampe sekarang belum juga selesai saya baca adalah <em>Musashi</em> karangan <em>Eiji Yoshikawa</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Pada intinya, saya suka banget membaca. Buku itu <em>&#8216;Jendela Dunia&#8217;</em>. Bener gitu ngag yah <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
<p align=justify>Jadi balik ke judul diatas&#8230;.. <em>Sastra</em>&#8230;. saya niat kembali membaca hal2 yang berkaitan dengan kata tersebut. Belum pernah pula mengoleksi buku2 yang berkaitan dengan Sastra Indonesia <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Jadi untuk memulainya, saya baca2 dulu aja pendahuluan yang akan mengantarkan saya ke pintu gerbang kesusastraan Indonesia <em>[bahasanya belibet bangeeet]</em>.  </p>
<p align=justify>Bagaimana rekan2&#8230;adakah diantara kalian yang juga menyukai  <em>&#8216;Sastra&#8217;</em> ?? <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2010/09/sastra/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Harry Potter and the Deathly Hallows Part 1</title>
		<link>http://ka-nia.com/2010/08/harry-potter-and-the-deathly-hallows-part-1/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2010/08/harry-potter-and-the-deathly-hallows-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 06:50:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=674</guid>
		<description><![CDATA[
Tidak sabar menunggu pilemnya&#8230;&#8230; I LOVE U so much HARRY POTTER
>Harry Potter and the Deathly Hallows Trailer

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align=justify>Tidak sabar menunggu pilemnya&#8230;&#8230; I LOVE U so much HARRY POTTER</p>
<p>><a href='http://www.youtube.com/watch?v=LWEc_rwF4KA&#038;NR=1&#038;feature=fvwp' >Harry Potter and the Deathly Hallows Trailer</a></p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2010/08/harry-potter-and-the-deathly-hallows-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kabarku&#8230;..</title>
		<link>http://ka-nia.com/2010/08/kabarku/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2010/08/kabarku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2010 03:22:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=671</guid>
		<description><![CDATA[Apa kabar Kania ???
Baiklah&#8230;.sepertinya semenjak saya menulis tulisan yang terakhir entu, saya belum pernah lagi mengguratkan sebaris tulisan pun di blog ini.
Menikmati menjadi penganten baru ?? Ngag juga  . Karena selama 1.5 bulan, flash saya nga bisa dipake&#8230;.dudulssssss&#8230;&#8230;&#8230;.Namanya juga kartu tambahan, jadi yang berhak ngurus/telepon ke Grapari/CS Hallo, yah yang punya kartu utama. Jadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Apa kabar Kania ???</p>
<p align=justify>Baiklah&#8230;.sepertinya semenjak saya menulis tulisan yang terakhir <a href="http://ka-nia.com/2010/06/akhirnya-3/">entu</a>, saya belum pernah lagi mengguratkan sebaris tulisan pun di blog ini.<br />
Menikmati menjadi penganten baru ?? Ngag juga <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Karena selama 1.5 bulan, flash saya nga bisa dipake&#8230;.dudulssssss&#8230;&#8230;&#8230;.Namanya juga kartu tambahan, jadi yang berhak ngurus/telepon ke <em>Grapari/CS Hallo</em>, yah yang punya kartu utama. Jadi <em>&#8216;ya sudahlah&#8217;</em>&#8230; gigit jari ajah dahhh&#8230;.atau pake internet yang di rumah kalau pas dianter suami menemui ortu qiqiqiqiiqiqi&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p align=justify>Kabar saya baik2 aja. Meski 2 bulan ini banyak banget <em>&#8216;emosi&#8217;</em> yang ada <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> &#8230;.intinya, saya mulai <em>&#8216;cuek&#8217;</em> seperti semula qiqiqiiqiq&#8230;..ngikuti alur yang ada dan musti santai. Yang terjadi yah terjadilah.</p>
<p align=justify><em>Pekerjaan baru saya ??</em><br />
Ini dia yang sangat menarik namun tak sanggup diceritakan semuanya qiqiqiiqiq&#8230; Ok, saya mulai berdinas sejak tanggal 26 Juli 2010. Seminggu pertama : pengenalan seperti biasa&#8230;..3 hari berikutnya melihat-lihat dan memahami suasana dan orang2 di ruangan&#8230;.2 hari berikutnya asyiikkk di depan komputer <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . Kebetulan saya ditempatkan di <em>Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika</em>. Saya <em>[yaaaah]</em> suka disini, bukan hanya karena gedungnya yang<em> &#8216;mewah [mepet sawah]&#8216;</em> atau suasana lingkungan sekitar yang lengang, sepi dan terkesan romantis [gubraaaaakkkk], tapi karena agak sedikit <em>&#8217;santai&#8217;</em>. Meski saya bisa cepet2 mati bosan kalau tidak kreatip dengan apa yang ada dihadapan <em>[mengelus-ngelus mouse, memijat-mijat keyboard, mencuci mata <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> **lebayyy mode : ON** ]</em>. </p>
<p align=justify>Dalam 3 bulan ini, saya musti banyak memahami suasana lingkungan, baik keluarga yang baru dibina maupun pekerjaan. Biasanya setelah <em>Tri Semester I</em>, saya baru bisa mengambil langkah2 yang diperlukan, ide2 kreatip yang ngag jelas juntrungannya ataukah hal2 gila lainnya.<br />
So, karena sekarang intensitas onlen semakin kencueeenggg&#8230;&#8230;tetap setia bolak-balik mampir ke rumah saya ini, karena siapa tau, Anda beruntung mendapatkan kabar baik dari saya qiqiiqiqiiq&#8230;&#8230;..</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2010/08/kabarku/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya&#8230;..</title>
		<link>http://ka-nia.com/2010/06/akhirnya-3/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2010/06/akhirnya-3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 16:50:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=656</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan hidup manusia kadang nga bisa ditebak arahnya. Pertemuan, perpisahan, kelahiran, kematian, kebahagiaan, suka duka dan lainnya sudah digariskan oleh Sang Pencipta dan tergantung juga dengan usaha serta kerja keras kita sebagai manusia.
Perjalanan hidup seorang manusia mungkin saja sudah dimulai sejak proses &#8216;pembuatan&#8217; manusia itu sendiri qiqiqiiqiqiiqiqi&#8230;&#8230;. Proses lainnya menyusul seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Perjalanan hidup manusia kadang nga bisa ditebak arahnya. Pertemuan, perpisahan, kelahiran, kematian, kebahagiaan, suka duka dan lainnya sudah digariskan oleh Sang Pencipta dan tergantung juga dengan usaha serta kerja keras kita sebagai manusia.</p>
<p align=justify>Perjalanan hidup seorang manusia mungkin saja sudah dimulai sejak proses <em>&#8216;pembuatan&#8217;</em> manusia itu sendiri qiqiqiiqiqiiqiqi&#8230;&#8230;. Proses lainnya menyusul seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan orang tersebut. Semua proses kehidupan intinya adalah agar manusia dapat lebih baik, lebih baik dan lebih baik lagi dengan satu tujuan yaitu <em>&#8220;hidup bahagia&#8221;</em> duniawi dan akhirat <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p align=justify>Begitu pula dengan proses kehidupan seorang <em>&#8216;Kania&#8217;</em>. Perjalanan yang dimulai ketika dalam kandungan hingga detik ini memang merupakan anugerah Tuhan. Tiap detik waktu yang dilalui begitu indah dan penuh warna. Mungkin umur saya belum setua bumi <em>**iya iyaaaaaalllaaahhhh** </em>dan mungkin belum banyak yang belum saya alami dan lihat dalam indahnya kehidupan, namun itu sudah cukup membuat saya sangat menghargai kehidupan yang sudah, sedang dan akan dijalani <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><span id="more-656"></span></p>
<p align=justify>Mungkin cerita kehidupan yang telah saya jalani banyak yang tau namun lebih banyak yang tidak tau&#8230;..atau akan tau dengan pemberitahuan yang mendadak. Beuh, sangat berbelit-belit namun itu tidak bisa dipungkiri melihat tabiat saya yang paling demen membuat kejutan yang membuat orang sedikit <em>&#8216;jantungan&#8217; </em>atau shock berat <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . </p>
<p align=justify>Woke, sebenarnya apa yang ingin saya sampaikan&#8230;. ???<br />
Proses pertemuan dan perpisahan itu memang sudah ditentukan dan diatur oleh Beliau Sang Pencipta. Jodoh, pasangan hidup, teman hidup pun juga sudah diatur olehnya.<br />
Kembali ke kehidupan, bahwa kita tidak bisa menebak kemana arahnya, namun kita hanya bisa berjuang untuk hidup dan bersiap menghadapi apapun yang menunggu di di depan <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . </p>
<p align=justify>Hampir setahun ini saya memikirkan, menimbang dengan penuh sangat dan bahkan teramat sangat, akan tawaran hidup untuk melangkah ke arah yang lain. Mulai dari pertimbangan untuk menetap di Bali dan bekerja mengabdi kepada masyarakat dan negara :p , dan tawaran lain yang sebenarnya hal yang paling saya takuti. Semuanya terjawab. Saya dinyatakan lulus untuk bekerja sebagai <em>&#8216;pengabdi&#8217;</em> kepada masyarakat dan negara dan satu hal lain yang harus saya pertimbangkan dengan sangat, negoisasikan dengan ketat dan hebat serta diputuskan dengan ketulusan dan keyakinan yang HARUS.</p>
<p align=justify>Dalam proses perjalanan <em>&#8216;pulang kampung&#8217;</em>, saya banyak bertemu dengan orang, dan tentu saja kebanyakan adalah kaum adam <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Diantara semua orang yang saya temui, satu orang menjadi pertimbangan khusus selain karena sayapun memiliki perasaan khusus kepadanya <em>*merona merah**</em> .<br />
Proses pertemuan yang singkat, padat dan jelas serta komunikasi dua arah yang intens meski dengan jarak yang berjauhan, semuanya dilalui dengan baik. Menemukan kecocokan dan memiliki kesamaan misi dan visi akan masa depan serta adanya perbedaan pendapat/pandangan merupakan hal2 yang musti kami pelajari masing2. Dan intinya, saya dinyatakan lulus dengan kualifikasi <em>&#8216;baik&#8217;</em> olehnya <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . </p>
<p align=justify>Sehingga dalam perjalanannya, dia pun melamar saya <em>**heeeehhhh gubraaaaaakkkkk**</em>. Kapan persisnya saya lupa. Karena kata itu terucap <em>by phone</em> qiqiqiiqiq&#8230;&#8230; Setelah melalui masa2 pengenalan yang lebih jauh, akhirnya saya memutuskan untuk pulang dan medengarkannya lebih jelas lagi dan melihat keseriusan seorang pria yang akhirnya <em>&#8216;mencuri hati&#8217; </em>saya.<br />
Minggu, Tanggal 2 Mei 2010, dia pun menyatakan keseriusan dan niatnya untuk menikahi saya kepada orang tua saya <em>**merona**.</em> Serasa menaiki pesawat jet, segalanya berubah menjadi cepat.<br />
Minggu, Tanggal 16 Mei 2010, akhirnya keluarganya pun datang ke rumah untuk menindaklanjuti keseriusan putra mereka terhadap saya. Pertemuan keluarga tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga secara tradisi, sang <em>&#8216;pencuri hati&#8217; </em>telah melalui Tahap I dari sedemikian banyak seremonal yang nantinya akan kami jalani. Dalam pertemuan keluarga tersebut, sudah ditentukan Hari Pernikahan kami dan Resepsinya.</p>
<p align=justify>Senin, Tanggal 21 Juni 2010 merupakan hari yang paling penting, bersejarah, ajaib, bahagia bagi hidup saya dan awal dari kehidupan Grhasta yang akan kami jalani bersama. Proses pernikahan secara Agama yang nantinya ada 3 acara yaitu Ngidih, Mepamit dan Mesakapan akan diadakan dalam satu hari.<br />
Sebelumnya, Minggu tanggal 6 Juni 2010 diadakan acara &#8216;Nyedekin&#8217;. Pertemuan dua keluarga besar untuk membicarakan segala hal yang terkait dengan prosesi yang akan dijalani.</p>
<p align=justify>Berikut undangan pernikahan saya. Simple seperti kami qiqiqiiqiq&#8230;&#8230;..
</p>
<p align=center><a href="http://www.flickr.com/photos/kan-cil/4652588855/" title="My Wedding Invitation by kan_cil, on Flickr"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4060/4652588855_60a1e87c3d_m.jpg" width="240" height="189" alt="My Wedding Invitation" /></a></p>
<p align=justify>Tidak ada yang abadi di dunia ini kecuali Beliau, Sang Pencipta. Kami berharap, bahwa Cinta dan Kasih yang kami miliki dapat abadi selamanya. </p>
<p align=justify>Mohon doa restu dari semua pembaca dan sahabat2 saya, agar dalam acara nanti semuanya berjalan lancar dan semoga kehidupan pernikahan kami pun berjalan dengan baik dan selalu diberkati Tuhan.</p>
<p><em>
<p align=justify>NB : to Masnya : maafkeun adikmu ini. Tidak mengatakan sebelumnya. Karena jika semuanya belum jelas, adik belum bisa mengatakan apa2. Maaf melangkahi-mu. Diharapkan dengan sangat kehadirannya.</p>
<p align=justify>To Devari : maafkeun daku. Mohon doa restunya. Bisa hadir nga dirimu yaaahhh ???</p>
<p></em></p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2010/06/akhirnya-3/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>&#8216;Surat Cinta&#8217;</title>
		<link>http://ka-nia.com/2010/04/surat-cinta/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2010/04/surat-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 11:06:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Asal Usil]]></category>

		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=652</guid>
		<description><![CDATA[
Gubraaaaakkk&#8230;baca judulnya mungkin bikin meringis. Jaman sekarang masih ada yah surat cinta hihihiih&#8230; Dengan banyaknya sarana komunikasi apakah masih menggunakan sarana tradisional seperti itu  . Meski saya lebih menyukai sarana yang &#8216;tradisional&#8217;. Lebih indah kayaknya&#8230;. karena yang nulis musti nyari kertas yang bagus dulu kalau bisa yang harum, cari pulpen yang nga beleber, nulis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align=justify>Gubraaaaakkk&#8230;baca judulnya mungkin bikin meringis. Jaman sekarang masih ada yah surat cinta hihihiih&#8230; Dengan banyaknya sarana komunikasi apakah masih menggunakan sarana tradisional seperti itu <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Meski saya lebih menyukai sarana yang <em>&#8216;tradisional&#8217;</em>. Lebih indah kayaknya&#8230;. karena yang nulis musti nyari kertas yang bagus dulu kalau bisa yang harum, cari pulpen yang nga beleber, nulis bisa berkali-kali karena kalau salah, musti ganti kertas, dan biasanya koq terlihat lebih tulus&#8230;tapi itu <em>just my opinion</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p align=justify>Namun <em>&#8217;surat cinta&#8217;</em> yang saya dapatkan hari ini bukan <em>&#8217;surat cinta&#8217;</em> biasa. Kata2 yang ditulis begitu indah, sehingga saya sebagai penerima dapat merasakan kasih sayang yang mendalam dari pengirimnya. Bagaimana tidak, si pengirim telah memperhatikan saya selama ini. Terutama 2 bulan belakangan ini. Memonitor kehadiran saya di kantor. Apakah saya terlambat atau tidak. Masuk kantor atau tidak. Mengawasi saya dari pagi sampai sore <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . Padahal saya bukan penjahat loh <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . </p>
<p align=justify>Bulan Januari, saya terlambat ngantor 21 kali. Sedangkan Bulan Februari, saya terlambat 15 kali. Sehingga Bulan April ini, saya berhak atas <em>reward</em> berupa surat cinta dari Personalia waakakkakkaka&#8230;&#8230; Betul sekali saudara-saudara, selama 6 tahun saya bekerja, baru kali ini saya mendapat <em>award</em> sebagai pegawai yang sering datang terlambat ke kantor dan hadiahnya berupa selembar kertas yang isinya <em>&#8216;Surat Peringatan 1&#8242;</em>. Gilaaaaaaa&#8230;kena SP <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
<p align=justify>Ini bukan suatu prestasi bagi saya. Tapi suatu kemunduran yang saya tertawakan sendiri. Koq bisa ?? Alasan jauh selalu menjadi faktor utama <em>*ngeles*</em>. Tapi sudahlah, ini bukan hal yang membanggakan. Tapi setau saya, ini akan menjadi hal pertama dan terakhir. Semuanya hanya tinggal menunggu waktu. Segalanya akan berubah&#8230;&#8230;segera <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2010/04/surat-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menulis Itu&#8230;.</title>
		<link>http://ka-nia.com/2010/04/menulis-itu/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2010/04/menulis-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2010 07:10:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=643</guid>
		<description><![CDATA[Menulis itu bagi saya seperti sesuatu hal yang wajib namun tetap saja penyakit &#8220;M&#8221; itu datang bertubi-tubi. Tidak seperti dulu, dimana saat ingin menulis sesuatu, saya bisa langsung &#8216;menuangkannya&#8217; di blog ini tanpa gangguan. Jika sekarang, saya tentu tidak bisa seenak jidat. Suasana dan keadaan lingkungan yang berubah membuat saya tidak bisa 24 jam di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Menulis itu bagi saya seperti sesuatu hal yang wajib namun tetap saja penyakit <em>&#8220;M&#8221; </em>itu datang bertubi-tubi. Tidak seperti dulu, dimana saat ingin menulis sesuatu, saya bisa langsung <em>&#8216;menuangkannya&#8217;</em> di blog ini tanpa gangguan. Jika sekarang, saya tentu tidak bisa seenak jidat. Suasana dan keadaan lingkungan yang berubah membuat saya tidak bisa 24 jam di depan komputer / laptop saya sendiri tanpa gangguan. </p>
<p align=justify>Kadang semua hal yang ingin ditulis ikut lenyap bersamaan dengan rasa lelah dan penat. Pulang malam dan kemacetan yang menjadi rutinitas sehari-hari, membuat semuanya terbang entah kemana. Saat sudah di depan laptop / media yang tersedia, otak saya jadi tumpul, bingung&#8230;.kemanakah ide/cerita yang ingin saya goreskan pada halaman blog ini.</p>
<p><span id="more-643"></span></p>
<p align=justify>Melihat tahun-tahun kebelakang, tentu Tahun 2010 <em>[awal]</em> menjadi tahun yang kurang produktif bagi saya. Tahun-tahun sebelumnya, awal tahun tulisan saya mungkin sudah banyak. Tapi tahun 2010 sudah berjalan 3 bulan, dan saya baru menelorkan <em>&#8217;sebuah&#8217;</em> tulisan. Sungguh menyakitkan bagi otak saya yang selalu ingin menuangkannya dalam bentuk tulisan. Tapi apa daya, semuanya kembali kepada keadaan <em>*ngeles*</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
<p align=justify>Dengan menulis, terkadang perasaan esmosi yang sedang <em>&#8216;meraja&#8217;</em> di hati dapat berangsur-angsur berkurang. Saya mencintai setiap tulisan / postingan,  kadang setelah dibaca di kemudian waktu menjadi bahan tertawaan sendiri ataupun suatu kekaguman pada diri sendiri sambil mengingat kembali, hal apa yang melatarbelakangi tulisan/curahan hati tersebut. Tulisan yang  dibuat mungkin lebih banyak mengenai pengalaman/ hal yang terjadi dalam hidup sayah. Memang apa yang saya tulis kadang dengan bahasa yang agak kabur makna dan maksudnya <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . </p>
<p align=justify>Tulisan di blog ini pada awalnya, sayah lebih banyak menggunakan kata <em>&#8216;aku&#8217;</em> dan bercerita apa saja sebebas-bebasnya. Kemudian tulisan2 itu berubah <em>&#8216;gaya&#8217;</em> dengan mengganti kata <em>&#8216;aku&#8217;</em> menjadi <em>&#8217;saya&#8217;</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Dan berikutnya beberapa tulisan saya samarkan maksud dan tujuannya wkakakakkaka&#8230;.. </p>
<p align=justify>Menulis memang tidak boleh terikat akan sebuah kata <em>&#8216;takut&#8217;</em>, karena menulis merupakan suatu kebebasan dan memang tidak boleh kebablasan. Namun bukan itu yang membuat saya terkadang menyamarkan tulisan-tulisan tersebut. Lebih banyak karena saya banyak mendapat input kata-kata baru dari blogwalking, buku, pilem, pergaulan dan apa saja yang bisa dicerna oleh otak ini. Dan saya memang menyukai <em>&#8216;permainan kata-kata&#8217;</em>. </p>
<p align=justify>Ada 2 blog yang tidak pernah luput dari pengamatan saya selama ini. Karena saya memang fans berat mereka. Yang pertama tentu saja punya <a href="http://soyuzno.com/journal">Kakak</a> saya tersayang. Beliaulah yang banyak membantu saya dalam hal menulis. Thx yah Masnya.<br />
Yang kedua, tentu saja milik <a href="http://devari.org">sahabat</a> saya tercinta. Dimana saya menemukannya dalam dunia blog yang ketika itu blognya masih hitam dan putih. Saya masih ingat background dasar blognya adalah warna agak coklat [agar terlihat jadul gituuu].</p>
<p align=justify>Dan keduanya memiliki persamaan dengan sayah. Penyakit <em>&#8216;M&#8217;</em> itu menghinggapi, sehingga setiap kali dibuka, <em>last post</em>-nya masih tanggal yang sudah usang qeqeqeqeqe&#8230;.. </p>
<p align=justifyOleh karena itu kepada mereka berdua, hayoooooo menulis... Nia rindu membaca goresan kalian di halaman blog masing2 <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />
<p align=justify><em>nb: tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Mas Ciluuk, orang yang telah memperkenalkan sayah pada dunia blogging. Thx wi&#8230;. <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </em></p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2010/04/menulis-itu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Matahari &#038; Bulan [Malam]</title>
		<link>http://ka-nia.com/2010/03/matahari-bulan-malam/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2010/03/matahari-bulan-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 06:36:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=635</guid>
		<description><![CDATA[Setahun yang lalu&#8230;..
Tentang seorang pria dan wanita.
Sang pria sangat menyukai Bulan. Tiap malam sebelum tidur, dia selalu memandang sinar rembulan. Cahaya rembulan membuat hatinya sejuk dan tenang. Kegalauan yang dia rasakan menjadi memudar seiring indahnya sinar rembulan. Meski mendung atau hujan datang, dikala sinar rembulan terhalang, sang pria tetaplah menunggu, rembulan&#8230;&#8230;..
Sedangkan sang wanita sangat menyukai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify><em>Setahun yang lalu&#8230;..</em></p>
<p align=justify>Tentang seorang pria dan wanita.<br />
Sang pria sangat menyukai Bulan. Tiap malam sebelum tidur, dia selalu memandang sinar rembulan. Cahaya rembulan membuat hatinya sejuk dan tenang. Kegalauan yang dia rasakan menjadi memudar seiring indahnya sinar rembulan. Meski mendung atau hujan datang, dikala sinar rembulan terhalang, sang pria tetaplah menunggu, rembulan&#8230;&#8230;..</p>
<p align=justify>Sedangkan sang wanita sangat menyukai Matahari. Baginya, matahari adalah sumber dari segala yang terang. Matahari bersinar dan membuat kehidupan itu menjadi hidup. Sumber dari kehidupan. Begitulah dia selalu mengatakannya. Setiap pagi, tatkala sang surya mulai terbit, sang wanita dengan senyumnya selalu berkata <em>&#8217;selamat pagi matahariku&#8217;</em>&#8230;. </p>
<p><span id="more-635"></span><em>Setahun kemudian&#8230;..</em>
</p>
<p align=justify>Suatu malam, sang wanita bergumam :<em> &#8216;Malam tiada bintang&#8217;</em></p>
<p align=justify>Sahabatnya pun mendengar hal tersebut dan berkata :<em> &#8216;bintang tidaklah terlihat indahnya tanpa sang malam, malam tetaplah gelap walaupun bersama bintang. Malam suka mentari&#8230;. tapi mentari tidak mencintai siapa2. Dia selalu sendiri&#8230; paling hanya awan/hujan yang bisa meredupkannya&#8230; Namun yang benar2 bisa meluluhkan mentari hanyalah sang malam&#8230;&#8230;tapi malam dan mentari tak bisa bersama&#8230;&#8217;</em></p>
<p align=justify>Sang wanita tersenyum dan bertanya kepada sahabatnya :<em> &#8216;Bukankah mentari sumber kehidupan&#8230;.kenapa dia tidak mencintai siapa-siapa ?&#8217;</em></p>
<p align=justify>Sang sahabat pun menjawab : <em>&#8216;mentari adalah cerminan seorang yang berkarakter kuat. Dia memang tidak membutuhkan siapa2 untuk bersinar, orang lainlah yang mencintai dia. Itulah mengapa sore begitu mellow saat malam ingin mendekati mentari, ia pergi meninggalkannya dalam dingin. Malam hanya bisa mendapatkan sinar mentari melalui rembulan. Rembulanlah yang dapat mempertemukan mereka saat gerhana, walau hanya sejenak&#8230;..&#8217;</em></p>
<p>Sang wanita kembali tersenyum&#8230;&#8230;Teringat <em>&#8217;setahun yang lalu&#8217;</em>&#8230;..  </p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2010/03/matahari-bulan-malam/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Resolusi Tahun 2010 and Happy New Year</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/12/resolusi-tahun-2010-and-happy-new-year/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/12/resolusi-tahun-2010-and-happy-new-year/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 13:32:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=624</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa, kita berada di penghujung Tahun 2009. Banyak hal yang terjadi dalam hidup saya di tahun ini. Perubahan besar2an qeqeqeeqeq&#8230;&#8230;. Bertemu dengan orang-orang yang baik. Begitu sayangnya Tuhan pada saya, sehingga beliau selalu mengirimkan bantuan melalui malaikat-malaikatnya  . 
Baiklah&#8230;. **dengan logat Spongebob ***, karena banyak yang telah saya alami dan sayapun sudah memulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Tak terasa, kita berada di penghujung Tahun 2009. Banyak hal yang terjadi dalam hidup saya di tahun ini. Perubahan besar2an qeqeqeeqeq&#8230;&#8230;. Bertemu dengan orang-orang yang baik. Begitu sayangnya Tuhan pada saya, sehingga beliau selalu mengirimkan bantuan melalui malaikat-malaikatnya <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . </p>
<p align=justify>Baiklah&#8230;. <em>**dengan logat Spongebob ***</em>, karena banyak yang telah saya alami dan sayapun sudah memulai menata hidup di tahun 2009, maka tidak ada salahnya saya membuat atau menginginkan atau &#8230; yah singkatnya mempunyai Resolusi u/ Tahun 2010 yang sebentar lagi datang.<br />
Apa ajaaaa&#8230;&#8230;.. :<br />
<span id="more-624"></span></p>
<p align=justify><strong>1. Tinggal di Bali</strong><br />
<em>Lha koq ??</em> Mungkin akan banyak yang bertanya mengenai hal ini. Bukannya selama ini saya sudah <em>&#8217;stay at home&#8217;</em>.<br />
Bisa dibilang iya dan tidak. Kenapa ? Karena saya sering bolak balik ke Jakarta. Jadi belum bener2 tinggal dan menetap. Terkadang saya lebih lama tinggal di Jakarta daripada di Bali dan sebenarnya memang begitu. Dalam sebulan, bisa 2x bolak balik Bali-Jakarta-Bali. Sampe adik saya pernah berkata <em>&#8216; Jakarta - Bali kayak Denpasar - Klungkung&#8217;</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . </p>
<p align=justify><strong>2. Bekerja di Bali</strong><br />
<em>Aneh ?</em> Iyah emang. Karena kantor Pusat ada di Jakarta, saya lebih banyak berada di Jakarta. Dan memang jarang ada di kantor cabang. Kalau ke kantor Cabang cuman nengok2 aja. Dan memang No Karyawan pun, adalah registrasi Pusat, bukan Cabang. Jadi apakah saya minta <em>&#8216;Mutasi&#8217; </em>hiihiihihihi&#8230;&#8230; </p>
<p align=justify><strong>3. Menikah</strong><br />
Gubraaaaaakkkkkkk&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
Ini hal yang paling<em> &#8216;lucu&#8217;</em> yang saya inginkan tapi merupakan hal yang paling penting dalam hidup. Saya sering berkomunikasi dengan teman-teman yang notabene sudah pada menikah dan mempunyai anak. Sedang enak-enaknya ngobrol, komunikasi bisa terputus karena anaknya nangis atau merengek-rengek minta ini dan itu&#8230;.uhhhh&#8230;..jadi pengeeeennnnn&#8230;&#8230;<br />
Ka&#8217; Lina dengan si kecil, atau Mba Indri dengan 2 anaknya atau Mba Ani ketika si kecil Rin merengek-rengek&#8230;&#8230;selalu dah&#8230;.saya ditinggal dengan bunyi&#8230;.tuuuuttt&#8230;.tttuuutttt&#8230;.tttuuutttt&#8230;..<br />
Saya jadi berpikir, mungkin sudah saatnya saya memiliki sebuah keluarga kecil yang terdiri dari <em>&#8216;Harry Potter, Kania Potter, si kecil James, Albus dan Lily Potter&#8217;</em> qeqeqeeqeqeeqeq&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.dengan rumah yang kami namai <em>&#8216;Potter Houses&#8217;</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> &#8230;<br />
Tahun 2010 terdiri dari 12 bulan yaitu Bulan Januari-Desember <em>**ya iyaaaalaaahhh&#8230;..***</em>, jadi selama 12 bulan itu saya perlu memaksimalkan diri jiakkakakakkak&#8230;. </p>
<p align=justify>Mungkin hanya itu&#8230;.simple nulisnya, pelaksanaannya ini yang musti kerja keras. Jika Point 3 direngkuh duluan&#8230;berati mungkin Point 1 dan 2 akan terjadi juga. Jadi <em>&#8216;nikah&#8217;</em> aja kali yaaaaa hahahhahah&#8230;..<br />
Seperti Tahun 2009, beliau memberikan banyak hal dan rejeki yang begitu besarnya. Saya benar2 sangat bersyukur atas segala hal yang telah beliau berikan ke saya dan keluarga.</p>
<p align=justify>Kebahagian, kesedihan, suka dan duka, apapun itu, semuanya adalah berkah dari Tuhan. Selalu ada hikmah dibalik sebuah kejadian ataupun peristiwa. Yang terpenting bagi saya adalah melihat mereka yang saya cintai dan sayangi bahagia. </p>
<p align=justify>Dan tidak lupa redaksi <a href="http://ka-nia.com">http://ka-nia.com</a> mengucapkan :</p>
<p align=center><strong>HAPPY NEW YEAR 2010</strong></p>
<p align=justify>Mohon sekiranya, jika saya mempunyai salah dalam menjawab comment, ataupun isi blog ini menyinggung perasaan ataupun isinya basi dan nga karuan, mohon dimaafkan. Apapun yang saya tulis di tahun 2009 merupakan catatan2 kecil dalam hari2 yang penuh keringat dan perjuangan <em>**terlalu berlebihan yah <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ***</em>. Dan semoga di tahun yang baru ini, Tahun 2010, kita semua selalu dalam lindungan Sang Pencipta, semuanya lebih baik lagi, dunia menjadi lebih aman, tenang dan damai, tiada lagi bencana yang menerjang, manusia diarahkan untuk berbuat banyak kebajikan dan dharma. Dan semoga cinta kasih dan kedamaian selalu ada dalam hati dan hidup kita semua.<br />
Dan sahabat2ku semuanya tambah sukses dalam hidup, karir dan cinta <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .<br />
Apakah kalian sudah membuat Resolusi Tahun 2010. Jika sudah&#8230;..semoga berhasil yaaaa&#8230; <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>    <em>With Love<br />
    Kania</em>
</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/12/resolusi-tahun-2010-and-happy-new-year/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ketakutan&#8230;..</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/12/ketakutan/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/12/ketakutan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 06:58:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=619</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa minggu belakangan ini, saya seperti manusia parno atau memang sudah menjadi manusia penakut. Takut akan ini&#8230;takut akan itu&#8230;..
Ketakutan yang sekarang mendera adalah ketakutan akan &#8216;mengulang&#8217; kejadian di masa lalu. Lebih tepatnya mengalami kejadian setahun yang lalu. Sehingga membuat saya takut akan banyak hal. Ketika rasa ini mulai sembuh dan bangkit dari keterpurukan, saat itulah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Beberapa minggu belakangan ini, saya seperti manusia parno atau memang sudah menjadi manusia penakut. Takut akan ini&#8230;takut akan itu&#8230;..<br />
Ketakutan yang sekarang mendera adalah ketakutan akan <em>&#8216;mengulang&#8217;</em> kejadian di masa lalu. Lebih tepatnya mengalami kejadian setahun yang lalu. Sehingga membuat saya takut akan banyak hal. Ketika rasa ini mulai sembuh dan bangkit dari keterpurukan, saat itulah rasa takut akan ini dan itu membuat saya terkadang menjadi <em>&#8216;manusia bodoh&#8217;</em>. Atau memang udah menjadi<em> &#8216;manusia bodoh&#8217;</em>. </p>
<p align=justify>Keberanian saya menjadi mengecil dan mulai mengering dan ketakutan itu menguasai dan membasahi pikiran. Sehingga membuat saya untuk mengambil keputusan menjadi sangat amat lambat.<br />
Seorang sahabat berkata <em>&#8220;melihat gaya bicaramu, ini bukan Kania yang kukenal&#8221;.</em> Benarkah seperti itu ?? Sebuah pertanyaan yang saya ulangi terus menerus beberapa hari ini. Tanpa saya sadari ketakutan untuk memulai hal yang baru membuat saya takut akan segalanya. Berbagai bayangan yang buruk menghantui. Terkadang masa lalu tidak selalu bisa<em> &#8216;berlalu&#8217; </em>begitu mudah&#8230;begitu saja&#8230;begitu dan begitu&#8230;&#8230; Tapi terkadang masih mempengaruhi setiap proses pengambilan keputusan, apalagi hal2 yang penting.</p>
<p align=justify>Memang saya sendiri akui, hal tersebut merupakan suatu hal yang salah. Karena saya belum bisa melangkah dan menjejakkan kaki dengan yakin dan mantap. Tapi segalanya sudah berlalu&#8230;.. Sudah setahun&#8230;.dan sebentar lagi&#8230;..tahun yang baru akan datang menghampiri. Saya tidak bisa membiarkan kalau <em>&#8216;masa lalu&#8217;</em> menguasai pikiran ini. Seperti janji saya di awal tahun 2009, bahwa tahun 2009 akan menjadi kekuatan saya untuk pulih dan berdiri lagi&#8230;..Maka tahun 2010, saya harus bisa berjalan dan berlari. Semua hal butuh proses. Begitu pula dengan pembenahan diri yang saya lakukan. Pembenahan. perbaikan dan penyembuhan. </p>
<p align=justify>Jadi, saya tidak bisa menjadi <em>&#8216;Kania yang ini&#8217;</em>. Saya harus kembali ke Kania yang kuat dan berani. Jika pun saya harus menjalani sesuatu yang <em>&#8216;baru&#8217;</em> semoga itu adalah sesuatu yang selalu diberkati Tuhan dan selalu dilindungi oleh-Nya. Apapun jalan yang telah saya pilih nantinya, adalah sesuatu hal yang siap dipertanggungjawabkan dan siap dengan resiko yang akan terjadi. </p>
<p align=justify>Btw, ini tulisan pertama saya setelah lama vakum dan terlalu asyik dengan kegiatan2 baru <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/12/ketakutan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hitam</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/12/hitam/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/12/hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 06:24:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lyrics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=616</guid>
		<description><![CDATA[
Kau taklukkan matahari
Kau buat hitam warna pelangi
Kau buat gerah embun pagi
Meratapkah diri
Aku lemah, aku rapuh
Tak berdaya menghadapimu
Maafkanlah bila aku abaikan rasamu
Aku tak mungkin mencintaimu
Aku tak bisa mencintaimu
Masa lalu membunuhku
Membuat tak bisa mencintaimu
Maafkanlah bila aku
Abaikan cintamu
Masa lalu menikamku
Membuat tak bisa memilikimu
Maafkanlah bila aku
Robohkan rasamu
By: Kangen Band

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align=justify>Kau taklukkan matahari<br />
Kau buat hitam warna pelangi<br />
Kau buat gerah embun pagi<br />
Meratapkah diri</p>
<p>Aku lemah, aku rapuh<br />
Tak berdaya menghadapimu<br />
Maafkanlah bila aku abaikan rasamu</p>
<p>Aku tak mungkin mencintaimu<br />
Aku tak bisa mencintaimu</p>
<p>Masa lalu membunuhku<br />
Membuat tak bisa mencintaimu<br />
Maafkanlah bila aku<br />
Abaikan cintamu</p>
<p>Masa lalu menikamku<br />
Membuat tak bisa memilikimu<br />
Maafkanlah bila aku<br />
Robohkan rasamu</p>
<p>By: Kangen Band</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/12/hitam/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
