<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>ka-nia.com</title>
	<atom:link href="http://ka-nia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ka-nia.com</link>
	<description>Catatan Yang Mengiringi Langkahku...</description>
	<pubDate>Fri, 08 Jan 2010 10:36:55 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Resolusi Tahun 2010 and Happy New Year</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/12/resolusi-tahun-2010-and-happy-new-year/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/12/resolusi-tahun-2010-and-happy-new-year/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 13:32:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=624</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa, kita berada di penghujung Tahun 2009. Banyak hal yang terjadi dalam hidup saya di tahun ini. Perubahan besar2an qeqeqeeqeq&#8230;&#8230;. Bertemu dengan orang-orang yang baik. Begitu sayangnya Tuhan pada saya, sehingga beliau selalu mengirimkan bantuan melalui malaikat-malaikatnya  . 
Baiklah&#8230;. **dengan logat Spongebob ***, karena banyak yang telah saya alami dan sayapun sudah memulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Tak terasa, kita berada di penghujung Tahun 2009. Banyak hal yang terjadi dalam hidup saya di tahun ini. Perubahan besar2an qeqeqeeqeq&#8230;&#8230;. Bertemu dengan orang-orang yang baik. Begitu sayangnya Tuhan pada saya, sehingga beliau selalu mengirimkan bantuan melalui malaikat-malaikatnya <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . </p>
<p align=justify>Baiklah&#8230;. <em>**dengan logat Spongebob ***</em>, karena banyak yang telah saya alami dan sayapun sudah memulai menata hidup di tahun 2009, maka tidak ada salahnya saya membuat atau menginginkan atau &#8230; yah singkatnya mempunyai Resolusi u/ Tahun 2010 yang sebentar lagi datang.<br />
Apa ajaaaa&#8230;&#8230;.. :<br />
<span id="more-624"></span></p>
<p align=justify><strong>1. Tinggal di Bali</strong><br />
<em>Lha koq ??</em> Mungkin akan banyak yang bertanya mengenai hal ini. Bukannya selama ini saya sudah <em>&#8217;stay at home&#8217;</em>.<br />
Bisa dibilang iya dan tidak. Kenapa ? Karena saya sering bolak balik ke Jakarta. Jadi belum bener2 tinggal dan menetap. Terkadang saya lebih lama tinggal di Jakarta daripada di Bali dan sebenarnya memang begitu. Dalam sebulan, bisa 2x bolak balik Bali-Jakarta-Bali. Sampe adik saya pernah berkata <em>&#8216; Jakarta - Bali kayak Denpasar - Klungkung&#8217;</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . </p>
<p align=justify><strong>2. Bekerja di Bali</strong><br />
<em>Aneh ?</em> Iyah emang. Karena kantor Pusat ada di Jakarta, saya lebih banyak berada di Jakarta. Dan memang jarang ada di kantor cabang. Kalau ke kantor Cabang cuman nengok2 aja. Dan memang No Karyawan pun, adalah registrasi Pusat, bukan Cabang. Jadi apakah saya minta <em>&#8216;Mutasi&#8217; </em>hiihiihihihi&#8230;&#8230; </p>
<p align=justify><strong>3. Menikah</strong><br />
Gubraaaaaakkkkkkk&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
Ini hal yang paling<em> &#8216;lucu&#8217;</em> yang saya inginkan tapi merupakan hal yang paling penting dalam hidup. Saya sering berkomunikasi dengan teman-teman yang notabene sudah pada menikah dan mempunyai anak. Sedang enak-enaknya ngobrol, komunikasi bisa terputus karena anaknya nangis atau merengek-rengek minta ini dan itu&#8230;.uhhhh&#8230;..jadi pengeeeennnnn&#8230;&#8230;<br />
Ka&#8217; Lina dengan si kecil, atau Mba Indri dengan 2 anaknya atau Mba Ani ketika si kecil Rin merengek-rengek&#8230;&#8230;selalu dah&#8230;.saya ditinggal dengan bunyi&#8230;.tuuuuttt&#8230;.tttuuutttt&#8230;.tttuuutttt&#8230;..<br />
Saya jadi berpikir, mungkin sudah saatnya saya memiliki sebuah keluarga kecil yang terdiri dari <em>&#8216;Harry Potter, Kania Potter, si kecil James, Albus dan Lily Potter&#8217;</em> qeqeqeeqeqeeqeq&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.dengan rumah yang kami namai <em>&#8216;Potter Houses&#8217;</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> &#8230;<br />
Tahun 2010 terdiri dari 12 bulan yaitu Bulan Januari-Desember <em>**ya iyaaaalaaahhh&#8230;..***</em>, jadi selama 12 bulan itu saya perlu memaksimalkan diri jiakkakakakkak&#8230;. </p>
<p align=justify>Mungkin hanya itu&#8230;.simple nulisnya, pelaksanaannya ini yang musti kerja keras. Jika Point 3 direngkuh duluan&#8230;berati mungkin Point 1 dan 2 akan terjadi juga. Jadi <em>&#8216;nikah&#8217;</em> aja kali yaaaaa hahahhahah&#8230;..<br />
Seperti Tahun 2009, beliau memberikan banyak hal dan rejeki yang begitu besarnya. Saya benar2 sangat bersyukur atas segala hal yang telah beliau berikan ke saya dan keluarga.</p>
<p align=justify>Kebahagian, kesedihan, suka dan duka, apapun itu, semuanya adalah berkah dari Tuhan. Selalu ada hikmah dibalik sebuah kejadian ataupun peristiwa. Yang terpenting bagi saya adalah melihat mereka yang saya cintai dan sayangi bahagia. </p>
<p align=justify>Dan tidak lupa redaksi <a href="http://ka-nia.com">http://ka-nia.com</a> mengucapkan :</p>
<p align=center><strong>HAPPY NEW YEAR 2010</strong></p>
<p align=justify>Mohon sekiranya, jika saya mempunyai salah dalam menjawab comment, ataupun isi blog ini menyinggung perasaan ataupun isinya basi dan nga karuan, mohon dimaafkan. Apapun yang saya tulis di tahun 2009 merupakan catatan2 kecil dalam hari2 yang penuh keringat dan perjuangan <em>**terlalu berlebihan yah <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ***</em>. Dan semoga di tahun yang baru ini, Tahun 2010, kita semua selalu dalam lindungan Sang Pencipta, semuanya lebih baik lagi, dunia menjadi lebih aman, tenang dan damai, tiada lagi bencana yang menerjang, manusia diarahkan untuk berbuat banyak kebajikan dan dharma. Dan semoga cinta kasih dan kedamaian selalu ada dalam hati dan hidup kita semua.<br />
Dan sahabat2ku semuanya tambah sukses dalam hidup, karir dan cinta <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .<br />
Apakah kalian sudah membuat Resolusi Tahun 2010. Jika sudah&#8230;..semoga berhasil yaaaa&#8230; <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>    <em>With Love<br />
    Kania</em>
</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/12/resolusi-tahun-2010-and-happy-new-year/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ketakutan&#8230;..</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/12/ketakutan/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/12/ketakutan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 06:58:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=619</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa minggu belakangan ini, saya seperti manusia parno atau memang sudah menjadi manusia penakut. Takut akan ini&#8230;takut akan itu&#8230;..
Ketakutan yang sekarang mendera adalah ketakutan akan &#8216;mengulang&#8217; kejadian di masa lalu. Lebih tepatnya mengalami kejadian setahun yang lalu. Sehingga membuat saya takut akan banyak hal. Ketika rasa ini mulai sembuh dan bangkit dari keterpurukan, saat itulah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Beberapa minggu belakangan ini, saya seperti manusia parno atau memang sudah menjadi manusia penakut. Takut akan ini&#8230;takut akan itu&#8230;..<br />
Ketakutan yang sekarang mendera adalah ketakutan akan <em>&#8216;mengulang&#8217;</em> kejadian di masa lalu. Lebih tepatnya mengalami kejadian setahun yang lalu. Sehingga membuat saya takut akan banyak hal. Ketika rasa ini mulai sembuh dan bangkit dari keterpurukan, saat itulah rasa takut akan ini dan itu membuat saya terkadang menjadi <em>&#8216;manusia bodoh&#8217;</em>. Atau memang udah menjadi<em> &#8216;manusia bodoh&#8217;</em>. </p>
<p align=justify>Keberanian saya menjadi mengecil dan mulai mengering dan ketakutan itu menguasai dan membasahi pikiran. Sehingga membuat saya untuk mengambil keputusan menjadi sangat amat lambat.<br />
Seorang sahabat berkata <em>&#8220;melihat gaya bicaramu, ini bukan Kania yang kukenal&#8221;.</em> Benarkah seperti itu ?? Sebuah pertanyaan yang saya ulangi terus menerus beberapa hari ini. Tanpa saya sadari ketakutan untuk memulai hal yang baru membuat saya takut akan segalanya. Berbagai bayangan yang buruk menghantui. Terkadang masa lalu tidak selalu bisa<em> &#8216;berlalu&#8217; </em>begitu mudah&#8230;begitu saja&#8230;begitu dan begitu&#8230;&#8230; Tapi terkadang masih mempengaruhi setiap proses pengambilan keputusan, apalagi hal2 yang penting.</p>
<p align=justify>Memang saya sendiri akui, hal tersebut merupakan suatu hal yang salah. Karena saya belum bisa melangkah dan menjejakkan kaki dengan yakin dan mantap. Tapi segalanya sudah berlalu&#8230;.. Sudah setahun&#8230;.dan sebentar lagi&#8230;..tahun yang baru akan datang menghampiri. Saya tidak bisa membiarkan kalau <em>&#8216;masa lalu&#8217;</em> menguasai pikiran ini. Seperti janji saya di awal tahun 2009, bahwa tahun 2009 akan menjadi kekuatan saya untuk pulih dan berdiri lagi&#8230;..Maka tahun 2010, saya harus bisa berjalan dan berlari. Semua hal butuh proses. Begitu pula dengan pembenahan diri yang saya lakukan. Pembenahan. perbaikan dan penyembuhan. </p>
<p align=justify>Jadi, saya tidak bisa menjadi <em>&#8216;Kania yang ini&#8217;</em>. Saya harus kembali ke Kania yang kuat dan berani. Jika pun saya harus menjalani sesuatu yang <em>&#8216;baru&#8217;</em> semoga itu adalah sesuatu yang selalu diberkati Tuhan dan selalu dilindungi oleh-Nya. Apapun jalan yang telah saya pilih nantinya, adalah sesuatu hal yang siap dipertanggungjawabkan dan siap dengan resiko yang akan terjadi. </p>
<p align=justify>Btw, ini tulisan pertama saya setelah lama vakum dan terlalu asyik dengan kegiatan2 baru <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/12/ketakutan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hitam</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/12/hitam/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/12/hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 06:24:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lyrics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=616</guid>
		<description><![CDATA[
Kau taklukkan matahari
Kau buat hitam warna pelangi
Kau buat gerah embun pagi
Meratapkah diri
Aku lemah, aku rapuh
Tak berdaya menghadapimu
Maafkanlah bila aku abaikan rasamu
Aku tak mungkin mencintaimu
Aku tak bisa mencintaimu
Masa lalu membunuhku
Membuat tak bisa mencintaimu
Maafkanlah bila aku
Abaikan cintamu
Masa lalu menikamku
Membuat tak bisa memilikimu
Maafkanlah bila aku
Robohkan rasamu
By: Kangen Band

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align=justify>Kau taklukkan matahari<br />
Kau buat hitam warna pelangi<br />
Kau buat gerah embun pagi<br />
Meratapkah diri</p>
<p>Aku lemah, aku rapuh<br />
Tak berdaya menghadapimu<br />
Maafkanlah bila aku abaikan rasamu</p>
<p>Aku tak mungkin mencintaimu<br />
Aku tak bisa mencintaimu</p>
<p>Masa lalu membunuhku<br />
Membuat tak bisa mencintaimu<br />
Maafkanlah bila aku<br />
Abaikan cintamu</p>
<p>Masa lalu menikamku<br />
Membuat tak bisa memilikimu<br />
Maafkanlah bila aku<br />
Robohkan rasamu</p>
<p>By: Kangen Band</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/12/hitam/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>From This Moment On</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/09/from-this-moment-on/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/09/from-this-moment-on/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 16:50:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=603</guid>
		<description><![CDATA[
(I do swear that I&#8217;ll always be there. I&#8217;d give anything
and everything and I will always care. Through weakness
and strength, happiness and sorrow, for better, for worse,
I will love you with every beat of my heart.)
From this moment life has begun
From this moment you are the one
Right beside you is where I belong
From this moment [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p>(I do swear that I&#8217;ll always be there. I&#8217;d give anything<br />
and everything and I will always care. Through weakness<br />
and strength, happiness and sorrow, for better, for worse,<br />
I will love you with every beat of my heart.)</p>
<p>From this moment life has begun<br />
From this moment you are the one<br />
Right beside you is where I belong<br />
From this moment on</p>
<p>From this moment I have been blessed<br />
I live only for your happiness<br />
And for your love I&#8217;d give my last breath<br />
From this moment on</p>
<p>I give my hand to you with all my heart<br />
Can&#8217;t wait to live my life with you, can&#8217;t wait to start<br />
You and I will never be apart<br />
My dreams came true because of you</p>
<p>From this moment as long as I live<br />
I will love you, I promise you this<br />
There is nothing I wouldn&#8217;t give<br />
From this moment on</p>
<p>You&#8217;re the reason I believe in love<br />
And you&#8217;re the answer to my prayers from up above<br />
All we need is just the two of us<br />
My dreams came true because of you</p>
<p>From this moment as long as I live<br />
I will love you, I promise you this<br />
There is nothing I wouldn&#8217;t give<br />
From this moment<br />
I will love you as long as I live<br />
From this moment on</p>
<p><em>By : Shania Twain</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/09/from-this-moment-on/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hidup Itu&#8230;&#8230;.Unpredictable</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/09/hidup-ituunpredictable/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/09/hidup-ituunpredictable/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 16:43:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=606</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin dalam hidup yang saya jalani selama hampir 27 tahun ini, beberapa bulan belakangan ini merupakan tempaan, pelajaran dan menjadi sebuah keajaiban dari Tuhan.
Sejak sakit super parah November 2008 yang membuat saya tidak hanya &#8220;menderita secara fisik dan bathin&#8221; tetapi juga membuat saya musti kembali ke titik terendah dalam hidup. Dalam ujian tersebut, Tuhan benar2 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Mungkin dalam hidup yang saya jalani selama hampir 27 tahun ini, beberapa bulan belakangan ini merupakan tempaan, pelajaran dan menjadi sebuah keajaiban dari Tuhan.<br />
Sejak sakit super parah <em>November 2008</em> yang membuat saya tidak hanya <em>&#8220;menderita secara fisik dan bathin&#8221;</em> tetapi juga membuat saya musti kembali ke titik terendah dalam hidup. Dalam ujian tersebut, Tuhan benar2 begitu sangat mendampingi. Dalam sakit, tangis dan sedih yang begitu menyiksa. Dan seorang sahabat yang membuang waktunya hanya untuk mendampingi saya setiap saat. </p>
<p align=justify>Jika saya musti merunut ulang, mungkin kejadian di Bulan Januari silam membuat saya sedikit tergugah u/ bangkit, tatkala saya melihat sahabat saya menangis di sebelah tempat tidur dan memegang tangan saya.<br />
<em>&#8220;Kania, sadar&#8230;.Kania&#8230;.sebut nama Tuhan&#8230;.Kania&#8230;.ingat keluargamu&#8230;.. Kania, kamu orang yang sangat kuat&#8230;&#8230;.&#8221;.</em><br />
<em>Tuhan, Keluarga dan kekuatan diri</em>, telah membuat saya sembuh meski saya harus menjalani semuanya dengan susah payah. Mungkin dampaknya lebih ke diri saya sendiri, yang makin lama makin mengecil alias kurus hihiihihihi&#8230;&#8230;&#8230;.. </p>
<p align=justify>Tuhan sangat sayang ma saya, beliau memberikan saya jalan u/ keluar, satu demi satu dari hal-hal yang saya hadapi. Dan puncaknya adalah pada saat Pernikahan adik saya. Rasa sakit dan sedih itu telah hilang seiring dengan berjalannya waktu. Yang ada sekarang adalah rasa bahagia. Bahagia karena adik saya telah memulai <em>&#8220;kehidupan&#8221;</em>nya yang baru, bahagia karena orang tua yang selalu sehat dan bahagia, bahagia karena adik2 saya tumbuh menjadi anak2 yang pintar, dan bahagia karena diri saya sendiri, yang mampu sedikit demi sedikit mengobati <em>&#8220;hati yang terluka&#8221;</em>. Sekarang saya hanya bisa mengatakan <em>&#8220;saya adalah orang yang terbebas&#8221;</em> dari beban berat yang saya pikul selama 10 bulan ini. Dan di depan saya, terbentang jalan lain ; jalan dimana ada begitu banyak kasih, sayang, cinta serta ketulusan. Saya pun berhak <em>&#8220;bahagia&#8221;</em> dan saya tidak akan membiarkan siapapun u/ <em>&#8220;mematahkan hati&#8221;</em> ini lagi. Siapapun tidak berhak melakukannya <em>&#8220;lagi&#8221;</em>. </p>
<p align=justify>Bulan ini, segalanya terjadi begitu cepat. Sampai saya tidak mampu menguasai keadaan seperti biasanya. Bahkan kadang terlambat mencerna <em>&#8220;anugerah&#8221;</em> beliau. Karena segalanya terjadi begitu saja. Bingung, bahagia dan rasa syukur yang begitu mendalam yang bisa disampaikan kepada Tuhan, atas segala berkah, keajaiban dan kasih sayang-Nya yang luar biasa. Terima kasih Tuhan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/09/hidup-ituunpredictable/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Morning All</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/08/morning-all/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/08/morning-all/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 22:40:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=598</guid>
		<description><![CDATA[
Hanya ingin mengucapkan selamat pagi pada semua pengunjung blog ini  &#8230;.
Saya tidak pernah menulis bukan berati saya kenapa-kenapa. Terima kasih kepada beberapa orang yang ternyata menjadi pengunjung setia blog ini. Sampai repot-repot menelpon/sms hanya memastikan saya dalam keadaan baik  . Saya dalam keadaan baik-baik saja. Lebih sehat, lebih segar, lebih bugar, dan lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align=justify>Hanya ingin mengucapkan selamat pagi pada semua pengunjung blog ini <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> &#8230;.</p>
<p align=justify>Saya tidak pernah menulis bukan berati saya kenapa-kenapa. Terima kasih kepada beberapa orang yang ternyata menjadi pengunjung setia blog ini. Sampai repot-repot menelpon/sms hanya memastikan saya dalam keadaan baik <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Saya dalam keadaan baik-baik saja. Lebih sehat, lebih segar, lebih bugar, dan lebih sibuuuukkk <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Saya tidak sempat menulis dikarenakan aktifitas baru yang sedang saya lakukan hampir 4 bulan ini. Dan kenyataan saya mengidap penyakit <em>&#8220;M&#8221; </em>alias <em>&#8220;Malas&#8221;</em>.<br />
Saya malas menulis, saya malas <em>&#8220;blogwalking&#8221;</em> dan malas-malas lainnya. Karena waktu saya u/ onlen sekarang tidak sebanyak dulu juga. Jika punya waktu luang, saya lebih banyak menghabiskannya u/ tidur iihiihihih&#8230;.. Terkadang ingin menulis, namun karena begitu banyak yang ingin ditulis, langsung dah malas itu datang lagi <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . </p>
<p align=justify>Namun, saya ingin kembali ke dunia <em>per-blog-an</em>. Jadi ini sebagai pembuka dari hal-hal yang ingin saya tulis. Semoga <em>&#8220;malas&#8221; </em>itu tidak datang lagi dan tidak membuat saya <em>&#8220;malas&#8221; </em>menulis juga <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . Sekali lagi, terima kasih kepada pengunjung blog ini, baik terhadap komentar-komentarnya mengenai tulisan saya maupun <em>&#8220;perhatiannya&#8221; </em>kepada si penulis sendiri. Selamat pagi semua. <em>Have a Nice Weekend</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/08/morning-all/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Matahari</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/05/matahari/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/05/matahari/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 May 2009 13:43:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=593</guid>
		<description><![CDATA[Sepanjang sore ini mata saya tertuju pada satu sinar terang yang menyinari dunia tanpa kenal lelah. Meski kadang tertutup awan, matahari tetaplah ada. Sepertinya sudah lama saya tidak melakukan ritual ini. Yah, kerja pagi, sebelum matahari terbit sudah berangkat ke kantor. Di kantor, nga keluar2 lagi, sampe sore atau bahkan malam menjelang u/ berangkat kembali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Sepanjang sore ini mata saya tertuju pada satu sinar terang yang menyinari dunia tanpa kenal lelah. Meski kadang tertutup awan, matahari tetaplah ada. Sepertinya sudah lama saya tidak melakukan ritual ini. Yah, kerja pagi, sebelum matahari terbit sudah berangkat ke kantor. Di kantor, nga keluar2 lagi, sampe sore atau bahkan malam menjelang u/ berangkat kembali ke rumah.</p>
<p align=justify>Sungguh keajaiban rasanya bisa melihat sinarnya, meski sudah sore. Matahari bagi saya memiliki banyak arti. Banyak makna. Sumber kehidupan bagi semua mahluk. Mungkin itu salah satunya. </p>
<p align=justify>Dan saya selalu berusaha <em>&#8220;menjadi matahari&#8221;</em> seperti kata seorang sahabat. Kania = Matahari <em>**plaaak, sombong mode: ON**</em></p>
<p align=justify><em>Ini tulisan setelah lama nga nge-blog <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ditemani biskuit Regal, chatt ma Mas Soyuz, sambil nonton channel favorit</em>.</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/05/matahari/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Single &#038; Happy</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/04/single-happy/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/04/single-happy/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 15:27:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=584</guid>
		<description><![CDATA[Dalam perjalanan waktu, saya mungkin sudah pernah merasakan jatuh sampai saya enggan untuk berdiri. Jatuhnya meninggalkan bekas luka yang seumur hidup akan tetap ada. Sekarang ketika saya memutuskan untuk menjalani semuanya dengan hal2 baru, ternyata, saya dihadapkan akan masa lalu yang selalu membayangi. Saya memilih *kesendirian* ini dan [terkesan] enggan keluar dari zona nyaman perasaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Dalam perjalanan waktu, saya mungkin sudah pernah merasakan jatuh sampai saya enggan untuk berdiri. Jatuhnya meninggalkan bekas luka yang seumur hidup akan tetap ada. Sekarang ketika saya memutuskan untuk menjalani semuanya dengan hal2 baru, ternyata, saya dihadapkan akan masa lalu yang selalu membayangi. Saya memilih <em>*kesendirian*</em> ini dan [terkesan] enggan keluar dari zona nyaman perasaan yang ada. Untuk mencoba kembali, melihat dan mungkin merasakan kembali, hati ini emoh melakukannya. Kesetiaan akan perasaan yang ada, membuat saya menutupnya. </p>
<p align=justify>Sekarang, saya menelusuri jalan yang memang harus dijalani yang diberikan oleh Tuhan. Meski demikian, keinginan untuk melakukan suatu napak tilas akan tetap saya usahakan. Pergi ketempat-tempat yang <em>*mungkin*</em> pernah dijanjikan kepada saya, meski kali ini, perjalanan ini akan saya lakukan seorang diri. Hanya beliau, Sang Maha Pencipta yang tau bagaimana masa depan manusia. Dan keinginan ini, hanya beliau juga yang dapat membatalkannya. Semoga kali ini pun, beliau menyetujui asa yang ada. </p>
<p align=justify>Langkah kaki ini, semangat ini, dan keinginan hati yang kuat membuat saya lebih bahagia dalam melalui perjalanan panjang hidup. Yang pasti, terima kasih kepada sahabat2 yang selalu menemani dan atas pertemuan2 dengan beberapa orang baru, membuat hidup menjadi lebih berwarna. </p>
<p align=justify>Jika dalam buku <em>&#8220;Harry Potter and The Deathly Hallows</em>, <em>Harry Potter</em> memulai perjalanan dari tempat kelahiran dan kematian orang tuanya, yaitu di <em>&#8220;Godric&#8217;s Hollow</em>. Lainnya halnya dengan <em>Kania Potter</em>, yang akan memulainya dari &#8220;<em>Kota Gudeg&#8221;.</em><br />
Dan jika dalam perjalanannya, <em>Harry Potter</em> ditemani <em>Hermione Granger</em> dan <em>Ronald Weasley</em>, maka <em>Kania Potter</em> akan melakukannya seorang diri <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><em>Love and Peace</em></p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/04/single-happy/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;A New Day Has Come&#8221;</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/04/a-new-day-has-come/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/04/a-new-day-has-come/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 08:11:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=580</guid>
		<description><![CDATA[Semua yang terjadi dalam hidup manusia memang sudah diatur oleh Tuhan. Beberapa bulan belakangan ini, ujian datang terus menerus. Sampai saya harus menyatakan mundur beberapa saat u/ kesembuhan fisik sayah dan utamanya mengembalikan ketenangan hati dan pikiran.
Bulan Maret seperti yang telah saya rencanakan sebelumnya, menjadi Bulan Spiritual. Apapun yang saya lakukan adalah lebih kepada peningkatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Semua yang terjadi dalam hidup manusia memang sudah diatur oleh Tuhan. Beberapa bulan belakangan ini, ujian datang terus menerus. Sampai saya harus menyatakan mundur beberapa saat u/ kesembuhan fisik sayah dan utamanya mengembalikan ketenangan hati dan pikiran.</p>
<p align=justify>Bulan Maret seperti yang telah saya rencanakan sebelumnya, menjadi Bulan Spiritual. Apapun yang saya lakukan adalah lebih kepada peningkatan kualitas ketenangan bathin. Hingga akhirnya Tuhan Yang Maha Pengasih membuat saya melepaskan beban yang selama ini menghantui. Intinya, damai itu akan datang jika hati dan pikiran kita tenang. Saya jauh merasa lebih baik dari sebelum-sebelum-sebelumnya. </p>
<p align=justify>Dan sekarang, saya menjalani kehidupan baru.<br />
Daerah baru, tempat kerja baru, posisi baru, rekan2 baru, rumah tinggal baru, penampilan baru <em>**upss&#8230;plak. Tetep kuno**</em>, semangat baru. Perlu pacar baru nga yah <em>**plak&#8230;.lupakan dan jauhkan pikiran itu**</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
<p align=justify>Terima kasih kepada Tuhan atas segala berkah, nikmat dan keajaiban yang telah diberikan. Semoga apapun keputusan dan kehidupan yang saya jalani sekarang, beliau selalu menuntun, mendampingi dan memberi kekuatan u/ menjalaninya dengan baik. Semoga saya selalu dituntun u/ berjalan di jalan dharma dan sekarang segala hal yang saya lakukan adalah u/ keluarga dan mempersiapkan kepindahan saya berikutnya dalam 1-2 tahun ini <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . </p>
<p align=justify>Dimanapun saya berada sekarang, tak lebih karena ingin menuntaskan sesuatu hal, sebelum saya mengambil yang lain qeeqeqeqe&#8230;&#8230;. Manusia boleh berencana, namun Tuhan yang menentukannya. Thx God</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/04/a-new-day-has-come/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Keong Pengetahuan&#8221;</title>
		<link>http://ka-nia.com/2009/04/keong-pengetahuan/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2009/04/keong-pengetahuan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 01:54:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Asal Usil]]></category>

		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=571</guid>
		<description><![CDATA[
Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan.
Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah berusaha keras merangkak,
Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit aku mendesak, menghardik, memarahinya, Keong memandangku dengan pandangan meminta maaf, seraya berkata: &#8216;aku sudah berusaha dengan segenap tenaga!&#8217;
Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong terluka.
Ia mengucurkan keringat, nafas tersengal-sengal, merangkak ke depan.
Sungguh aneh, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align=justify>Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan.<br />
Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah berusaha keras merangkak,<br />
Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit aku mendesak, menghardik, memarahinya, Keong memandangku dengan pandangan meminta maaf, seraya berkata: <em>&#8216;aku sudah berusaha dengan segenap tenaga!&#8217;</em></p>
<p align=justify>Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong terluka.<br />
Ia mengucurkan keringat, nafas tersengal-sengal, merangkak ke depan.<br />
Sungguh aneh, mengapa Tuhan memintaku mengajak seekor keong berjalan-jalan. Ya Tuhan! Mengapa? Langit sunyi-senyap<br />
Biarkan saja keong merangkak didepan, aku kesal dibelakang.<br />
Pelankan langkah, tenangkan hati&#8230;.<br />
Oh&#8230;Tiba-tiba tercium aroma bunga, ternyata ini adalah sebuah taman bunga.<br />
Aku rasakan hembusan sepoi angin, ternyata angin malam demikian lembut.<br />
Ada lagi! Aku dengar suara kicau burung, suara dengung cacing.<br />
Aku lihat langit penuh bintang cemerlang.   Oh? Mengapa dulu tidak rasakan semua ini ?</p>
<p><span id="more-571"></span></p>
<p align=justify>Barulah aku teringat, Mungkin aku telah salah menduga!<br />
Ternyata Tuhan meminta keong menuntunku jalan-jalan sehingga aku dapat mamahami dan merasakan keindahan taman ini yang tak pernah kualami kalo aku berjalan sendiri dengan cepatnya.</p>
<p align=justify><em>Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi,<br />
Haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu.<br />
Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah terlambat.</em></p>
<p align=justify><em>Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya.<br />
Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan.</em></p>
<p align=justify><em>Saat bertemu penolongmu,<br />
Ingat untuk bersyukur padanya.<br />
Karena ialah yang mengubah hidupmu</p>
<p align=justify>Saat bertemu orang yang pernah kau cintai,<br />
Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima-kasih .<br />
Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih.</p>
<p align=justify>Saat bertemu orang yang pernah kau benci,<br />
Sapalah dengan tersenyum.<br />
Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.</p>
<p align=justify>Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu,<br />
Baik-baiklah berbincanglah dengannya.<br />
Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.</p>
<p align=justify>Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai,<br />
Berkatilah dia.<br />
Karena saat kau mencintainya, bukankah berharap ia bahagia ?</p>
<p align=justify>Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu,<br />
Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu.<br />
Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu</p>
<p align=justify>Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu,<br />
Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannaya.<br />
Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.</p>
<p></em></p>
<p align=justify><em>Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup,<br />
Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu.<br />
Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati</em><br />
<em><br />
Thx to : Mas Daddy atas kiriman artikelnya <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </em>
</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2009/04/keong-pengetahuan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
