ka-nia.com

Catatan Yang Mengiringi Langkahku…

Archive for the ‘Kesehatan’ Category

Bondres Pohon Obat

KALAU kita membaca purana-purana mengenai tanah Bali, maka kita mendapatkan gambaran tentang tanah Bali yang begitu asri. Pantai, sungai, tebing dan hutan yang demikian mempesona. Di situlah para leluhur Bali mendirikan tempat suci.

Begitu kaya alam Bali. Berbagai tanaman ada. Kekayaan alam inilah yang dipersembahkan dalam ritual keagamaan di pura. Konsep leluhur orang Bali di masa lalu adalah tempat suci di Bali harus didukung oleh alam indah dan sarana persembahyangan yang datang dari alam Bali sendiri. Kalau mau dikatakan dengan bahasa sekarang yang lebih modern, persembahkanlah hasil kekayaan alam sekitar dalam setiap pemujaan.

Sayangnya, kini manusia Bali sudah berubah, melupakan warisan leluhurnya dan sudah menyimpang jauh dari purana yang ada. Janur (busung) sudah datang dari Banyuwangi dan Situbondo, demikian pula bunga, ayam, itik dan telur. Buah bertruk-truk datang dari luar Bali termasuk dari luar negeri seperti Amerika, Cina, Thailand dan sebagainya. Sotong, juwet, belimbing, jeruk Bali, sudah kalah gengsi dengan buah peer dari Cina, apel dari Amerika dan sebagainya.

Padahal, tanaman khas Bali yang dipelihara para leluhur orang Bali di masa lalu, bukan saja untuk persembahan di pura kalau ada upacara, juga untuk sarana mengobati orang sakit. Antara tanaman yang tumbuh di tanah Bali dan penyakit yang diderita orang Bali, klop. Keahlian orang Bali dalam meracik hasil-hasil alam ini memunculkan apa yang disebut dengan Usada Bali, sebuah ilmu pengobatan penyakit dari bahan alam. Memang, ilmu semacam ini bukan hanya ada di Bali, di berbagai belahan bumi juga ada. Tetapi yang pasti, ilmu ini (Usada Bali) jauh lebih cepat merosot dibandingkan yang dipraktikkan di India maupun Cina. Bahkan dunia kedokteran modern sudah mengakui keunggulan ini sehingga banyak obat-obatan dan suplemen kesehatan yang memakai racikan dari alam. Herbal, begitulah istilah populernya.

(more…)

G A N G L I O N

Kista Ganglion atau biasa disebut Ganglion merupakan kista yang terbentuk dari kapsul suatu sendi atau sarung suatu tendo. Kista ini berisi cairan kental jernih yang mirip dengan jelly yang kaya protein. Kista merupakan tumor jaringan lunak yang paling sering didapatkan pada tangan. Ganglion biasanya melekat pada sarung tendon pada tangan atau pergelangan tangan atau melekat pada suatu sendi; namun ada pula yang tidak memiliki hubungan dengan struktur apapun. Kista ini juga dapat ditemukan di kaki. Ukuran kista bervariasi, dapat bertambah besar atau mengecil seiring berjalannya waktu dan bahkan menghilang. Selain itu kadang dapat mengalami inflamasi jika teriritasi. Konsistensi dapat lunak hingga keras seperti batu akibat tekanan tinggi cairan yang mengisi kista sehingga kadang didiagnosis sebagai tonjolan tulang. Ganglion timbul pada tempat-tempat berikut ini:1,3,5,7,9,10

o Pergelangan tangan – punggung tangan (“dorsal wrist ganglion”), pada telapak tangan (“volar wrist ganglion”), atau kadang pada daerah ibu jari. Kista ini berasal dari salah satu sendi pergelangan tangan, dan kadang diperberat oleh cedera pada pergelangan tangan.

o Telapak tangan pada dasar jari-jari (”flexor tendon sheath cyst”). Kista ini berasal dari saluran yang menjaga tendon jari pada tempatnya, dan kadang terjadi akibat iritasi pada tendon - tendinitis.

o Bagian belakang tepi sendi jari (”mucous cyst”), terletak di sebelah dasar kuku. Kista ini dapat menyebabkan lekukan pada kuku, dan dapat menjadi terinfeksi dan menyebabkan infeksi sendi walaupun jarang. Hal ini biasanya disebabkan arthritis atau taji tulang pada sendi.

Artikel dicomot dari sini

“Aku punya pengalaman dengan ganglion ini, seperti suamimu, dulu juga kecil, lalu tadinya adanya di punggung tangan, tapi lalu bergerak ke arah pergelangan tangan. Makin lama makin membesar, dan aku suka merasa ngilu di pergelangan tangan, terutama kalau kelamaan mengetik atau membawa barang berat, lalu aku ke dokter, kata dokternya di operasi saja, biar tidak mengganggu. Aku operasi kecil, cuma karena letaknya yang dekat dengan urat nadi akhirnya aku mesti dibius total. Ganglionnya itu sendiri seperti daging putih yang rada keras gitu (setelah operasi ditunjukkan ke aku). Lalu tanganku normal lagi, tidak pernah merasa ngilu lagi sampai beberapa waktu yang lalu aku mulai merasa ngilu lagi, pas aku peratiin tanganku, ternyata itu ganglion tumbuh lagi, lumayan besar juga. Tidak tahu mau operasi lagi apa tidak, sementara aku biarin saja dulu Tentang penyebabnya, aku juga sampai sekarang tidak tahu. Dokter juga tidak kasih keterangan yang jelas. Tapi ada juga temenku yang dioperasi dan tidak tumbuh lagi. Coba saja tanya dulu, dan kalau memang tidak terlalu mengganggu mungkin dibiarin saja dulu, aku dulu dioperasi karena memang mengganggu banget.” (Rr)

Artikel dicomot dari sini

Apa hubungannya dengan Saya ??? :mrgreen:
Bisa ditebak, saya juga mengidap penyakit tersebut. Udah 3 minggu ini benjolan itu menggangu aktifitas, terutama saat mengetik atau membawa beban berat. Kalau dibaca dari artikel pertama ;saya mungkin kena yang “flexor tendon sheath cyst”.
Kalau gejalanya, hampir sama dengan artikel yang kedua ; merasa ngilu di pergelangan tangan, terutama kalau kelamaan mengetik atau membawa barang berat.

So, musti bergegas ke pihak yang berwajib untuk segera ditindaklanjuti :D .

  • 111 Comments
  • Filed under: Kesehatan
  • Jangan Melawan Alam

    Jangan Tidur Larut Malam

    Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT,GPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm! Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).

    Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar.

    Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

    (more…)

  • 0 Comments
  • Filed under: Kesehatan