ka-nia.com

Catatan Yang Mengiringi Langkahku…

Archive for the ‘Cerita Kania’ Category

The Hardest Day

Kata2 yang sama terdengar kembali, jelas dan keras……dan kali ini menohok saya dalem banget.
Terima kasih telah mengingatkan batasan saya. Terima kasih telah mengatakannya dengan sangat jelas. Terima kasih telah menghujani hati saya dengan ucapan yang tajam.

Suatu hari nanti, saat hari berganti…..saat musim berganti…..saat bunga2 mekar…..saat yang indah datang….Putraku, Ajuz Satya Wicaksana, sama sekali tidak boleh berkata hal yang sama, baik kepada Ibunya, Anaknya ataupun Istrinya. Tidak kuijinkan anakku melakukannya kepada siapa pun juga.
Semoga kau benar2 menjadi anak yang suputra…seperti yang selalu ibu ajarkan dari sejak kau ada di rahim ini. Ingatlah…..untuk selalu welas asih, hormat dan menghargai perasaan orang lain.

Putraku…..masa depanku….. Ingat keluarga Ibu dengan baik….karena mereka sangat tulus mencintai dan menyayangimu.

Saat kau pergi melangkahkan kaki keluar dari rumahmu, apakah hatimu untuk mereka harus pergi seutuhnya :(

  • 2 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Terkadang tak kita ketahui apa penyebab rasa sedih dan galau itu.
    Tiba2 datang dan nga tau kapan berakhirnya.
    Mumeeeeet

  • 0 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Kontemplasi

    Apa siy manfaat orang mengomel….apalagi itu pagi2…..bikin yang denger kehilangan kesadaran untuk bahagia dan tersenyum ajah…. Damn….!!

    To Kania Potter : berhenti mengeluh pada ‘orang yang tak tepat’. Usahakan dan kalau bisa berhenti menangis untuk hal2 yang nga perlu dan nga penting sama sekali. For whattt ???
    Sama sekali nga ada manfaat dan faedahnya……sudah cukup kau melukai hati dan perasaanmu sendiri…..Jika jiwamu tercabik *like voldemort* ntar jadi orang jahat beneran…..itu bukan duniamu…bukan keinginanmu….

    Keluar dari dunia kesedihan ini….kau yang sudah terbiasa dengan sebuah kata ‘mandiri’ tak perlu takut untuk berjalan ’sendiri’ kini dan nanti. Tuhan yang akan jadi pemandumu…Leluhurmu selalu ada di dekatmu, menerangi tiap langkahmu, meski kau belum melihat secercah sinar, karena awan tebal masih menggelayuti hati dan pikiranmu….

    Buang buang buang semuanyaaaa…………Lihatlah, beliau semua ada disana, selalu untukmu….

    Perjalanan yang telah kau lalui selama ini sudah sedemikian berat, berapa banyak kerikil dan batu yang telah kau injak, kau kuat menahannya, meski ketika itu dalam perjalananmu, ada orang2 yang menyayangimu senantiasa menyemangati…Ingatlah, sekarang kau tak sendiri, ada ‘cahaya hidup’ yang telah diberikan Tuhan padamu sebagai pengingat, bahwa kerikil dan batu padas itu tak akan terasa sakit jika terinjak, saat kamu memandang wajah mungilnya. Berjuang dan kuatlah hanya untuknya, bukan untuk yang lainnya…..Berjuang dan kuatlah untuk dirimu sendiri… Hentikan hentikan hentikan….sudah cukup semuanya….. SIAPA yang sanggup menghentikan keinginanmu kecuali dirimu sendiri….Jangan menyerah untuk sesuatu yang nga penting.. Ikuti naluri keibuanmu, ikuti nuranimu yang akan menuntunmu ke arah kedamaian dan ketenangan………

    **cuman berusaha menyemangati diri sendiri…**

  • 0 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • si Dodol

    Akhirnya, sayah ketemu lagi dengan salah seorang sahabat yang ‘dodol….. Dulu tiap malam atau pagi selalu saja sempet menyapa dan sayah dengan kata2 yang khas selalu memanggilnya dodol, sampe dia mungkin mengira saya jualan dodol hehehe……..

    Perubahan suasana apalagi perubahan pemandangan emang kadang perlu kala otak penat, hati bingung dan jiwa stres :mrgreen: .

    Dulu hampir tiap hari becanda, sepertinya jarak ribuan mil itu nga terasa, karena saking seringnya saling menghina uppss…..maksudnya bercerita panjang kali lebar sama dengan luas….teeettt, maksudnya berceloteh ria kayak anak kecil… dan begitulah…. Dan karena dulu saya menderita insomnia berat, waktu untuk mengganggunya juga nga tanggung2 dan sangat tidak mengenal lelah serta sangat tidak bisa ditolerir :D . Dan dengan *sangat memaksa sekali, mencoba mengajaknya ngobrol hahahha….Padahal tuch orang sedang enak2nya tidur.
    Maklumlah, waktu sayah dipertemukan dengannya *tidak sengaja, saya sedang menderita depresi berat, syukur2 diketemuin ma si Dodol, sehingga saya jadi ‘idup.
    Thx yah Dodol :mrgreen: …..

  • 2 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Copy Paste

    Copy Paste (copas) bagi sayah bisa sah bisa juga ilegal…. tergantung juga content yang kita copas. Kalau laporan praktikum, sudah biasalah itu, tinggal nambah2in dikit atau malah dikurang-kurangi qiqiqiiqiq….. Copas jawaban ujian juga rasanya nga masalah. Yang penting 1 kelas lulus semua *prinsip kesetiakawanan sosial :mrgreen: .

    Tapi kalau copas tulisan-tulisan ilmiah, skripsi atau yang lain2, yang dalam pengerjaanya super duper berat, musti itu ilegal (tanpa seijin yang empunya).
    Kalau tulisan di Blog ?? Saya rasa *iki nek aku sing copy paste, boleh-boleh aja, dengan syarat, kita menyertakan sumber asli tulisan yang kita copas tersebut.

    Nah kalau tulisan blog sayah di copy paste ?
    Gpp koq. Tanpa ijin sayah juga gpp.
    Seperti sebuah tulisan yang saya temukan ada di blog seseorang, jadi tertawa geli karenanya. Copas-nya udah bener siy. Bagian2 tertentu dihapus, tapi sayah punya ciri tulisan sendiri yang nga dihapus oleh si copas, sehingga dengan mudah mengenali bahwa itu adalah tulisan sayah :D .

    Saya bersyukur juga menemukannya. Karena dengan begitu sayah ada ide untuk menulis…. :mrgreen:

  • 1 Comment
  • Filed under: Cerita Kania