ka-nia.com

Catatan Yang Mengiringi Langkahku…

Archive for the ‘Cerita Kania’ Category

si Dodol

Akhirnya, sayah ketemu lagi dengan salah seorang sahabat yang ‘dodol….. Dulu tiap malam atau pagi selalu saja sempet menyapa dan sayah dengan kata2 yang khas selalu memanggilnya dodol, sampe dia mungkin mengira saya jualan dodol hehehe……..

Perubahan suasana apalagi perubahan pemandangan emang kadang perlu kala otak penat, hati bingung dan jiwa stres :mrgreen: .

Dulu hampir tiap hari becanda, sepertinya jarak ribuan mil itu nga terasa, karena saking seringnya saling menghina uppss…..maksudnya bercerita panjang kali lebar sama dengan luas….teeettt, maksudnya berceloteh ria kayak anak kecil… dan begitulah…. Dan karena dulu saya menderita insomnia berat, waktu untuk mengganggunya juga nga tanggung2 dan sangat tidak mengenal lelah serta sangat tidak bisa ditolerir :D . Dan dengan *sangat memaksa sekali, mencoba mengajaknya ngobrol hahahha….Padahal tuch orang sedang enak2nya tidur.
Maklumlah, waktu sayah dipertemukan dengannya *tidak sengaja, saya sedang menderita depresi berat, syukur2 diketemuin ma si Dodol, sehingga saya jadi ‘idup.
Thx yah Dodol :mrgreen: …..

  • 2 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Copy Paste

    Copy Paste (copas) bagi sayah bisa sah bisa juga ilegal…. tergantung juga content yang kita copas. Kalau laporan praktikum, sudah biasalah itu, tinggal nambah2in dikit atau malah dikurang-kurangi qiqiqiiqiq….. Copas jawaban ujian juga rasanya nga masalah. Yang penting 1 kelas lulus semua *prinsip kesetiakawanan sosial :mrgreen: .

    Tapi kalau copas tulisan-tulisan ilmiah, skripsi atau yang lain2, yang dalam pengerjaanya super duper berat, musti itu ilegal (tanpa seijin yang empunya).
    Kalau tulisan di Blog ?? Saya rasa *iki nek aku sing copy paste, boleh-boleh aja, dengan syarat, kita menyertakan sumber asli tulisan yang kita copas tersebut.

    Nah kalau tulisan blog sayah di copy paste ?
    Gpp koq. Tanpa ijin sayah juga gpp.
    Seperti sebuah tulisan yang saya temukan ada di blog seseorang, jadi tertawa geli karenanya. Copas-nya udah bener siy. Bagian2 tertentu dihapus, tapi sayah punya ciri tulisan sendiri yang nga dihapus oleh si copas, sehingga dengan mudah mengenali bahwa itu adalah tulisan sayah :D .

    Saya bersyukur juga menemukannya. Karena dengan begitu sayah ada ide untuk menulis…. :mrgreen:

  • 0 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Pengalaman Melahirkan

    Sudah 2 bulan lebih umur putra sayah….. Namun baru pada kesempatan ini sayah bisa menceritakan bagaimana melalui semua proses melahirkan sehingga si kecil bisa mbrojol :D .

    Hari Sabtu, Tanggal 9 Juli 2011, kami ke dokter kandungan untuk cek. Seperti biasa, dokter mengatakan putra kami sehat, semua baik2 saja. Air ketuban jernih dan perkiraan berat bayi kami adalah 3.2 kg.
    Sayah menanyakan posisi bayi terakhir…..dokter mengatakan sudah deket jalan lahir tapi belum masuk. Dokter pun menyuruh sayah untuk jongkok2 ria…… Perkiraan lahir yang terlihat di USG adalah tanggal 14 Juli 2011.
    Sayah seperti biasa bicara ma si kecil, saya bilang : tolong jangan lahir hari minggu yah nak…koq perasaan ibu mengatakan itu bukan hari yang baik. Dan tolong jangan lahir hari Sabtu, nanti wetonnya sama dengan weton Ibu :) .

    Hari Minggu, Tanggal 10 Juli 2011, sore hari, sayah pun ngepel seantero rumah…..uhhhh tiba2 jadi rajin…..padahal sayah itu pemalas minta ampun.
    Dan sudah 2 minggu sayah jalan2 di sekitar rumah :) .

    (more…)

  • 2 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Happy Anniversary

    Another year to create
    precious memories together.
    Another year to discover
    new things to enjoy about each other.
    Another year to build
    a life rich in love and laughter.
    Another year to strengthen
    a marriage that defines “forever”.

    ” Happy 1st Wedding Anniversary, My Hubby…….”

  • 0 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Kasih Suamiku……

    Menjelang kelahiran si kecil, saya tambah deg-degan. Tegang nga jelas, pikiran aneh terus melintas….. Tapi suami selalu mendukung, agar sayah nga mikir macam2 dan tenang2 saja.
    I Don’t Know What To Do…..si kecil lahir, terus kalau nangis, kalau begini, kalau begitu…..waaaaaa……deg2an. Takut nga bisa jadi Ibu yang baik….hiks hiks….

    Sedangkan my hubby, saya tau dia tambah khawatir sekarang. Melihat istrinya sudah mulai susah bergerak apalagi kalau jalan. Kalau ingat pas diajak beli perlengkapan bayi, dia terlihat bersuka cita sekali…… Meski mukanya terus terlihat khawatir karena melihat saya kelelahan berdiri milih2 barang2nya si kecil.
    Seperti kemaren sore, itu kali kedua kami ke toko bayi. Beli tempat pemandian bayi dan perlengkapan mandi si kecil. Dia melihat tempat tidur portable…dengan semangat dia memilih-milih, terakhir dia melihat ke saya : mau milih yang mana ??
    Saya hanya bisa ketawa, yang mana aja….yang dipegang itu bagus koq. Tersenyum dengan pilihannya, kami langsung ke kasir. Biasanya pas di kasir mukanya langsung berubah pucat wkwkwkwkkw……. Tapi kemaren dia terlihat sangat PeDe :D .
    Pas belanja pertama kali, saya akui memang kami belanja super banyak. Ampe 1 kereta dorong itu penuh oleh belanjaan. Dia hanya berjongkok ria melihat barang belanjaan. Adik2, Tia dan Rian hanya bisa tertawa melihat wajah kakak iparnya tegang.

    Saya juga paham, apapun yang dia lakukan sekarang, yang dia khawatirkan, kegelisahannya karena dia menyayangi dan mencintai kami. Jadi ingat Jumat kemaren, saya minta diajak jalan ke pantai. Dia pun mengajak kami pergi ke pantai di daerah Karangasem. Saya jalan2 menjauh dari tempatnya duduk, dia sibuk dengan alat pancingnya.
    Pas saya kembali ke tempat kami duduk, dia pun berkata : jalan2nya deket sini aja. Di sekitar tempat kita duduk aja. Jangan jauh2[mukanya tampak khawatir]. Jadi terharu…….
    Hayuuu mancing ajaknya :D .
    Sekian lama dia duduk, cuman dapat satu. Dengan wajah senang dia berkata : dapat satu ikan segar untuk gek. Kita pulang aja, udara tambah dingin. Kita beli jagung bakar :D .
    Tambah terharu….. Sebenarnya, bagi orang lain, kata2 seperti itu mungkin terdengar biasa. Tapi bagi saya, memiliki suami yang jarang sekali mengatakan rasa sayangnya dengan kata2 [lebih banyak dengan perilaku], menjadikan tiap kata yang berbau-bau ‘kasih dan cinta’ adalah hal yang luar biasa :) .

    Makasi yah suamiku…. Duh kadang jadi ’speechless’ dengan apa yang kau katakan dan lakukan :) .

  • 0 Comments
  • Filed under: Cerita Kania