Catatan Yang Mengiringi Langkahku…
18 Jan
Karena saya……dan saya tidak bisa memperbaiki situasi dan keadaan. Menormalkan hidup seseorang, kembali seperti sebelum dia terlalu dekat dengan saya.
Bahkan hingga kini, karena sayah, dia tidak pernah pulang dan menengok kedua orang tuanya. Karena kesalahan ini, saya akan membayarnya seumur hidup saya.
12 Jan
Mungkin tak banyak yang bisa ditulis saat ini. Tak banyak hal yang bisa diungkapkan. Mungkin karena hati sedang mendung, semendung dunia
.
Blog ini, semua catatan ini, selalu menjadi inspirasi bagi diri sayah untuk masa sekarang maupun yang akan datang. Saat membaca kembali apa yang telah ditulis, saya merasa terhibur. Bangga dengan tulisan tersebut dan teringat bagaimana situasi saat menulis bahkan tertawa dengan para komentator yang kadang nyeleneh.Blog ini, benar2 menjadi catatan kecil hidup Kania Potter. Cuman disini, tempat curahan hati sayah. Yaa Disini Ini
.
21 Oct
Kata2 yang sama terdengar kembali, jelas dan keras……dan kali ini menohok saya dalem banget.
Terima kasih telah mengingatkan batasan saya. Terima kasih telah mengatakannya dengan sangat jelas. Terima kasih telah menghujani hati saya dengan ucapan yang tajam.Suatu hari nanti, saat hari berganti…..saat musim berganti…..saat bunga2 mekar…..saat yang indah datang….Putraku, Ajuz Satya Wicaksana, sama sekali tidak boleh berkata hal yang sama, baik kepada Ibunya, Anaknya ataupun Istrinya. Tidak kuijinkan anakku melakukannya kepada siapa pun juga.
Semoga kau benar2 menjadi anak yang suputra…seperti yang selalu ibu ajarkan dari sejak kau ada di rahim ini. Ingatlah…..untuk selalu welas asih, hormat dan menghargai perasaan orang lain.Putraku…..masa depanku….. Ingat keluarga Ibu dengan baik….karena mereka sangat tulus mencintai dan menyayangimu.
Saat kau pergi melangkahkan kaki keluar dari rumahmu, apakah hatimu untuk mereka harus pergi seutuhnya
![]()
19 Oct
Terkadang tak kita ketahui apa penyebab rasa sedih dan galau itu.
Tiba2 datang dan nga tau kapan berakhirnya.
Mumeeeeet
12 Oct
Apa siy manfaat orang mengomel….apalagi itu pagi2…..bikin yang denger kehilangan kesadaran untuk bahagia dan tersenyum ajah…. Damn….!!
To Kania Potter : berhenti mengeluh pada ‘orang yang tak tepat’. Usahakan dan kalau bisa berhenti menangis untuk hal2 yang nga perlu dan nga penting sama sekali. For whattt ???
Sama sekali nga ada manfaat dan faedahnya……sudah cukup kau melukai hati dan perasaanmu sendiri…..Jika jiwamu tercabik *like voldemort* ntar jadi orang jahat beneran…..itu bukan duniamu…bukan keinginanmu….Keluar dari dunia kesedihan ini….kau yang sudah terbiasa dengan sebuah kata ‘mandiri’ tak perlu takut untuk berjalan ’sendiri’ kini dan nanti. Tuhan yang akan jadi pemandumu…Leluhurmu selalu ada di dekatmu, menerangi tiap langkahmu, meski kau belum melihat secercah sinar, karena awan tebal masih menggelayuti hati dan pikiranmu….
Buang buang buang semuanyaaaa…………Lihatlah, beliau semua ada disana, selalu untukmu….
Perjalanan yang telah kau lalui selama ini sudah sedemikian berat, berapa banyak kerikil dan batu yang telah kau injak, kau kuat menahannya, meski ketika itu dalam perjalananmu, ada orang2 yang menyayangimu senantiasa menyemangati…Ingatlah, sekarang kau tak sendiri, ada ‘cahaya hidup’ yang telah diberikan Tuhan padamu sebagai pengingat, bahwa kerikil dan batu padas itu tak akan terasa sakit jika terinjak, saat kamu memandang wajah mungilnya. Berjuang dan kuatlah hanya untuknya, bukan untuk yang lainnya…..Berjuang dan kuatlah untuk dirimu sendiri… Hentikan hentikan hentikan….sudah cukup semuanya….. SIAPA yang sanggup menghentikan keinginanmu kecuali dirimu sendiri….Jangan menyerah untuk sesuatu yang nga penting.. Ikuti naluri keibuanmu, ikuti nuranimu yang akan menuntunmu ke arah kedamaian dan ketenangan………
**cuman berusaha menyemangati diri sendiri…**