ka-nia.com

Catatan Yang Mengiringi Langkahku…

Archive for October, 2011

The Hardest Day

Kata2 yang sama terdengar kembali, jelas dan keras……dan kali ini menohok saya dalem banget.
Terima kasih telah mengingatkan batasan saya. Terima kasih telah mengatakannya dengan sangat jelas. Terima kasih telah menghujani hati saya dengan ucapan yang tajam.

Suatu hari nanti, saat hari berganti…..saat musim berganti…..saat bunga2 mekar…..saat yang indah datang….Putraku, Ajuz Satya Wicaksana, sama sekali tidak boleh berkata hal yang sama, baik kepada Ibunya, Anaknya ataupun Istrinya. Tidak kuijinkan anakku melakukannya kepada siapa pun juga.
Semoga kau benar2 menjadi anak yang suputra…seperti yang selalu ibu ajarkan dari sejak kau ada di rahim ini. Ingatlah…..untuk selalu welas asih, hormat dan menghargai perasaan orang lain.

Putraku…..masa depanku….. Ingat keluarga Ibu dengan baik….karena mereka sangat tulus mencintai dan menyayangimu.

Saat kau pergi melangkahkan kaki keluar dari rumahmu, apakah hatimu untuk mereka harus pergi seutuhnya :(

  • 2 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Hevia - Busindre Reel

    Mari kita menenangkan diri sejenak…..

    Yihaaaaaaaaaaaaaaaaa

  • 2 Comments
  • Filed under: Music
  • Suka banget ma lagu ini….. Penantian yang panjang akan datangnya Cinta Sejati

    Jie kai wo, zui shen mi de deng dai
    Xing xing zhui luo fong zai chui dong
    Zhong yu zai jiang ni yong ru huai zhong
    Lliang ke xin chan dou
    Xiang xin wo bu bian de zhen xin
    Qian nian deng dai yao wo cheng nuo
    Wu lun jing guo duo shao de han dong
    Wo jue bu fang shou

    Release me from this mysterious waiting
    the stars are falling; the wind is blowing.
    Finally I can hold you in my arms.
    Two hearts beating together.
    Believe me that my heart has never-change
    waiting a thousand year, You have my promise
    No matter how many cold winter have passed
    I will never let you go.

    Ijen naye soneul chapgo neuneul kabwayo
    Uri saranghaeddon naldeul senggaghaebwayo
    Uri nomu saranghaesso apassod neyo
    Soro saranghangdan maldo motheson neyo

    Now hold my hands, and close your eyes
    Please think about the days when we were in love.
    We loved each other too much, it caused us such pain
    We can’t even say “I love you”

    Mei yi ye, bei xing tong chuan yue
    Sze nian yong mei you zhong dian
    Zao xhi guan le gu du xiang sui
    Wo wei xiao mian dui
    Xiang xin wo yi xuan ze deng dai
    Zai duo ku tong ye bu shan duo
    Zhi you ni de wen rou neng jie jiu
    Wu bian de leng mo

    Every night my heart aches.
    I never stop thinking of you.
    I am used to being alone for such a long time
    And I face it with a smile.
    Believe me, I choose to wait.
    Even though it’s painful, I won’t leave.
    Only your tenderness can save me
    From the endless cold.

    Rang ai cheng wei ni wo xin zhong
    Nai yong yuan sheng kai de hua
    Chuan yue shi kong jue bu di tou
    Yong bu fang qi de meng

    Let the love in our hearts
    Become a blossoming flower
    We can pass through time, never bowing our heads,
    And never giving up our dream.

    Uri nomu saranghaesso apassod neyo
    Soro saranghangdan malgo motheson neyo

    We loved each other too much, it caused us such pain
    We can’t even say the words “I love you”

    Rang ai cheng wei ni wo xing zhong
    Na yong yuan sheng kai de hua

    Let the love in our hearts
    Become a blossoming flower

    Uri sohjunghaedon yaksog ijineun marayo

    We never forget our promise.

    Wei you zhen ai zhui sui ni wo
    Chuan yue wu jin shi kong

    Only true love follows us
    as we travel through the endless space and time.

    Soro saranghangdan maldo motheson neyo

    We can’t even say the words “I love you.”

    Ai shi xin zhong wei yi, bu bian mei li de shen hua

    Love is the only myth that exist in the hearts that never change.

  • 1 Comment
  • Filed under: Music
  • Terkadang tak kita ketahui apa penyebab rasa sedih dan galau itu.
    Tiba2 datang dan nga tau kapan berakhirnya.
    Mumeeeeet

  • 0 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Kontemplasi

    Apa siy manfaat orang mengomel….apalagi itu pagi2…..bikin yang denger kehilangan kesadaran untuk bahagia dan tersenyum ajah…. Damn….!!

    To Kania Potter : berhenti mengeluh pada ‘orang yang tak tepat’. Usahakan dan kalau bisa berhenti menangis untuk hal2 yang nga perlu dan nga penting sama sekali. For whattt ???
    Sama sekali nga ada manfaat dan faedahnya……sudah cukup kau melukai hati dan perasaanmu sendiri…..Jika jiwamu tercabik *like voldemort* ntar jadi orang jahat beneran…..itu bukan duniamu…bukan keinginanmu….

    Keluar dari dunia kesedihan ini….kau yang sudah terbiasa dengan sebuah kata ‘mandiri’ tak perlu takut untuk berjalan ’sendiri’ kini dan nanti. Tuhan yang akan jadi pemandumu…Leluhurmu selalu ada di dekatmu, menerangi tiap langkahmu, meski kau belum melihat secercah sinar, karena awan tebal masih menggelayuti hati dan pikiranmu….

    Buang buang buang semuanyaaaa…………Lihatlah, beliau semua ada disana, selalu untukmu….

    Perjalanan yang telah kau lalui selama ini sudah sedemikian berat, berapa banyak kerikil dan batu yang telah kau injak, kau kuat menahannya, meski ketika itu dalam perjalananmu, ada orang2 yang menyayangimu senantiasa menyemangati…Ingatlah, sekarang kau tak sendiri, ada ‘cahaya hidup’ yang telah diberikan Tuhan padamu sebagai pengingat, bahwa kerikil dan batu padas itu tak akan terasa sakit jika terinjak, saat kamu memandang wajah mungilnya. Berjuang dan kuatlah hanya untuknya, bukan untuk yang lainnya…..Berjuang dan kuatlah untuk dirimu sendiri… Hentikan hentikan hentikan….sudah cukup semuanya….. SIAPA yang sanggup menghentikan keinginanmu kecuali dirimu sendiri….Jangan menyerah untuk sesuatu yang nga penting.. Ikuti naluri keibuanmu, ikuti nuranimu yang akan menuntunmu ke arah kedamaian dan ketenangan………

    **cuman berusaha menyemangati diri sendiri…**

  • 0 Comments
  • Filed under: Cerita Kania