ka-nia.com

Catatan Yang Mengiringi Langkahku…

Archive for June, 2011

Happy Anniversary

Another year to create
precious memories together.
Another year to discover
new things to enjoy about each other.
Another year to build
a life rich in love and laughter.
Another year to strengthen
a marriage that defines “forever”.

” Happy 1st Wedding Anniversary, My Hubby…….”

  • 0 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Kasih Suamiku……

    Menjelang kelahiran si kecil, saya tambah deg-degan. Tegang nga jelas, pikiran aneh terus melintas….. Tapi suami selalu mendukung, agar sayah nga mikir macam2 dan tenang2 saja.
    I Don’t Know What To Do…..si kecil lahir, terus kalau nangis, kalau begini, kalau begitu…..waaaaaa……deg2an. Takut nga bisa jadi Ibu yang baik….hiks hiks….

    Sedangkan my hubby, saya tau dia tambah khawatir sekarang. Melihat istrinya sudah mulai susah bergerak apalagi kalau jalan. Kalau ingat pas diajak beli perlengkapan bayi, dia terlihat bersuka cita sekali…… Meski mukanya terus terlihat khawatir karena melihat saya kelelahan berdiri milih2 barang2nya si kecil.
    Seperti kemaren sore, itu kali kedua kami ke toko bayi. Beli tempat pemandian bayi dan perlengkapan mandi si kecil. Dia melihat tempat tidur portable…dengan semangat dia memilih-milih, terakhir dia melihat ke saya : mau milih yang mana ??
    Saya hanya bisa ketawa, yang mana aja….yang dipegang itu bagus koq. Tersenyum dengan pilihannya, kami langsung ke kasir. Biasanya pas di kasir mukanya langsung berubah pucat wkwkwkwkkw……. Tapi kemaren dia terlihat sangat PeDe :D .
    Pas belanja pertama kali, saya akui memang kami belanja super banyak. Ampe 1 kereta dorong itu penuh oleh belanjaan. Dia hanya berjongkok ria melihat barang belanjaan. Adik2, Tia dan Rian hanya bisa tertawa melihat wajah kakak iparnya tegang.

    Saya juga paham, apapun yang dia lakukan sekarang, yang dia khawatirkan, kegelisahannya karena dia menyayangi dan mencintai kami. Jadi ingat Jumat kemaren, saya minta diajak jalan ke pantai. Dia pun mengajak kami pergi ke pantai di daerah Karangasem. Saya jalan2 menjauh dari tempatnya duduk, dia sibuk dengan alat pancingnya.
    Pas saya kembali ke tempat kami duduk, dia pun berkata : jalan2nya deket sini aja. Di sekitar tempat kita duduk aja. Jangan jauh2[mukanya tampak khawatir]. Jadi terharu…….
    Hayuuu mancing ajaknya :D .
    Sekian lama dia duduk, cuman dapat satu. Dengan wajah senang dia berkata : dapat satu ikan segar untuk gek. Kita pulang aja, udara tambah dingin. Kita beli jagung bakar :D .
    Tambah terharu….. Sebenarnya, bagi orang lain, kata2 seperti itu mungkin terdengar biasa. Tapi bagi saya, memiliki suami yang jarang sekali mengatakan rasa sayangnya dengan kata2 [lebih banyak dengan perilaku], menjadikan tiap kata yang berbau-bau ‘kasih dan cinta’ adalah hal yang luar biasa :) .

    Makasi yah suamiku…. Duh kadang jadi ’speechless’ dengan apa yang kau katakan dan lakukan :) .

  • 0 Comments
  • Filed under: Cerita Kania