ka-nia.com

Catatan Yang Mengiringi Langkahku…

Archive for March, 2011

Kuliah Lagi……..>>semoga>

Semenjak kecil saya selalu punya impian untuk pergi ke negeri Sakura. Saya berangan-angan, memakai mantel tebal dan main2 dengan salju. Gimana rasanya ketika bicara keluar uap-uap dari mulut. Atau melihat bunga Sakura di taman……haaaaaaaa…indah sekali mimpi itu :D .

Sejak kuliah, impian itu semakin bertambah menggebu, datang ke negeri Sakura bukan hanya sekedar jalan-jalan saja, tapi untuk bersekolah dan bekerja. Namanya juga angan2, impian….. Maka saya pun ikut milis beasiswa *hingga sekarang :) . Semangat sekali rasanya masa2 itu.
Emangnya masa2 sekarang nga semangat … ?? Tetap semangat, tapi berpikir realistis aja. Saya merasa impian itu bisa ditaruh di nomor sekian. Sekarang ada hal2 yang lebih prioritas. Sejak menikah saya sadar, saya punya kewajiban dan tanggung jawab yang lebih besar. Meski saya tetep membaca beberapa referensi. Saya yakin suatu hari nanti pasti akan berguna, meski bukan untuk saya, mungkin putra putri saya yang akan melanjutkan impian ibunya menjadi sebuah kenyataan :) .

Aniwei, keinginan untuk sekolah meski bukan di tempat yang saya impikan, tetaplah ada. Tetap semangat untuk sekolah S2 dan selanjutnya. Harus…..busyeeettt…maksa dah pokoknya. Semoga ketika waktunya tiba untuk sekolah lagi, UNUD sudah membuka jenjang pendidikan S2 untuk bidang yang saya tekuni. Jika tidak, saya tidak punya pilihan lain, selain kembali berpetualang di Pulau Jawa :D . Bandung kali ini menjadi tempat teratas dalam pilihan sayah :mrgreen: . Astungkara ^_^

  • 4 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Pekerjaan saya sekarang memang tidak seberat yang dulu (berapa ton…?? ), tapi paling tidak saya cukup dibuat sibuk. Meski hamil pun, si kecil selalu setia mendampingi ibunya jika harus duduk berlama-lama di depan monitor dan memencet-mencet keyboard dan main2 dengan si ‘tikus’.
    Kadang untuk mengisi kekosongan pekerjaan, saya lebih banyak blogwalking, baca2 referensi, atau sekedar memonitoring kegiatan saudara2 tercinta di FB *gubraaaaakkk dan apapun yang menarik untuk saya baca.
    Si kecil juga ternyata menyukai kegiatan browsing yang saya lakukan. Suka menyimak apa yang dibaca oleh ibunya. Entah ini hanya perasaan saya ajah atau emang saya bisa merasakan setiap perubahan esmosi pada diri si kecil.

    Melihat-lihat FB sebagian yang saya kenal, sebenarnya mendekatkan saya dengan kepribadian mereka. Sebenarnya tidak ingin jahil, usil ataupun iseng mengetahui hal2 itu, hanya untuk beberapa orang, saya musti tetep memonitor kegiatan mereka, bukan hanya mereka masih terlalu muda namun karena mereka adalah orang2 yang saya sayangi.

    Tanpa sengaja, saya melihat2 juga beberapa orang yang sebelumnya benar2 dekat ma sayah. Alangkah kagetnya ketika saya lihat bahwa saya musti ‘add as friend’ lagi qiqiqiiqiq……… Saya jadi bertanya-tanya, kesalahan saya pasti cukup banyak dan sangat besar, sehingga saya di ‘remove’ dari fren list-nya. Tapi itu membuat saya paham, bahwa terkadang orang2 tertentu membutuhkan ‘ketenangan bathin’ tanpa kehadiran sayah………*separah itu yaaaakkkk…..mmmmm……
    Atau mungkin lebih tepatnya, ‘ketenangan orang2 yang musti dijaga perasaannya’…..belibet bahasanya. Sayah aja nga ngerti :D .

    Pernah terlintas di pikiran, untuk me-remove beberapa orang. Tapi untuk apa ?? Apa karena mereka membuat saya jengkel dan terganggu ataukah memang saya tidak kenal…..Haiyaaaahhh….saya tetaplah sayah. Ada banyak unsur ketidaktegaan ketika akan melakukan hal itu. Saya hanya berpikir, sepanjang saya tidak pernah punya masalah dengan orang2 tertentu *meski beberapa dari mereka merasa bahwa saya mungkin trouble maker, sepanjang itu juga, saya tak ada niat untuk melakukannya.

    Jadi ingat waktu punya account di Friendster, ada hal yang membuat saya terus menerus bersedih dan bersedih, hanya saya tidak ada niat untuk keluar dari keanggotaan. Meski akhirnya saya hapus account tersebut, karena semuanya saya pindahkan ke FB…… qiqiqiqqi………
    Apapun, itu adalah pilihan tiap orang. Ndak ada yang bole maksa, ini musti begitu, begono atau begini.

    Jejaring sosial hanyalah salah satu sarana untuk berkomunikasi. Toh, mereka2 tidak pernah menghapus no hape saya di contact list-nya, terbukti karena kadang nama mereka kembali nongol di hape saya :mrgreen: .

  • 4 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Masa Lalu….. ^_^

    Masa lalu……. mmm……
    Tiba2 terlintas…..hanya karena mendengar teman bercerita tentang masa lalunya.
    Bagaimana kita hidup dengan masa lalu ??
    Hidup dengan biasa-biasa aja tentunya. Masa lalu itu sudah terlewati. Ndak bisa diulang, ndak bisa diubah, ndak bisa diapa-apain. Meski punya mesin waktu dan kembali ke masa tersebut dan mengubahnya, bisa jadi masa depan akan berubah total atau jangan-jangan ‘buku kehidupan’ menjadi kacau balau :mrgreen: .
    Masa lalu, hanya untuk dikenang dan tidak untuk disesali. Indah maupun menyedihkan, itu adalah bagian dalam perjalanan hidup manusia yang memberikan kita pelajaran dan pengalaman. Menjadi dewasa ataukah malah menjadi kemunduran, itu pilihan tiap orang.

    Sedangkan saya memilih untuk maju terus. Karena masa lalu memberikan banyak sekali pelajaran untuk hidup yang sedang dan yang akan saya jalani. Hidup masih panjang, tapi tak ada yang tau kapan usia itu akan berakhir. Semua adalah misteri. Masa depan pun adalah suatu misteri. Jadi yang musti dilakukan adalah melalui tiap detik, menit dan hari dengan kasih, dengan kebaikan, dengan kedamaian dan dengan senyum ;) .

    Bagaimana anda menjalaninya dan menjadi apa anda nantinya, semuanya ada pada pilihan anda sendiri :D .

    //Being wise

  • 0 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Bersyukur……

    Semalam kami secara tidak sengaja menonton acara Bukan Empat Mata. Yang menjadi bintang tamunya adalah 2 wanita *yang saya lupa banget namanya……. Cucunya Mak Erot *juga lupa namanya :D ….. dan Geisha *ini nama band, jadi pasti ingat.

    Saat Tukul bertanya kepada para personil Geisha, apa yang membuat mereka puas dalam hidup yang dijalani……….saya pun menanyakan hal yang sama kepada suami.
    Apa yang memuaskanmu, suamiku……..Tanya saya sambil cengar cengir.
    Suami memandang saya dan tersenyum, manusia tidak pernah puas……..jawabnya.
    Kemudian dia bicara lagi, Bli Gus hanya bisa bersyukur akan apa yang sudah dimiliki, akan apa yang sudah ada dalam hidup *sambil memeluk saya.
    Saya hanya bisa tersenyum dalam pelukannya.

    (more…)

  • 2 Comments
  • Filed under: Cerita Kania