Semalam adalah malam yang haru buat kami. Tatkala kami melihatnya bergerak-gerak dalam perut ini. Saya hanya bisa menahan air mata. Malu nangis di depan dokter. Setelah sebulan sebelumnya saya dinyatakan positif hamil oleh dokter. Waktu itu hanya tampak sebuah titik hitam. Nga jelas kami melihatnya. Tapi itulah kantong bayinya…[klu nga salah dengar].

Semalam ketika di USG, dokterpun tersenyum dan bilang : Dayu, lihat titik kecil putih yang bergerak-gerak itu…..itu bayinya. Bayinya sehat. Saya hanya bisa tersenyum ngag jelas. Air mata ini ingin keluar….tapi saya hanya bisa menahannya. Sedangkan suami, tersenyum ngag jelas. Sama seperti saya, tak ada yang bicara. Kami hanya tersenyum.

Sesampainya di rumah, orang tua yang selalu setia menunggu hasil perkembangan kehamilan ini tersenyum. Bertanya-tanya mengenai kondisi cucunya.
Ibu sekali lagi meminta saya makan yang banyak. Tapi kemudian tersadar kembali, kalau saya masih susah makan akibat mual dan muntah yang pergi dan menghilang sesuka hatinya. Ibu terus bertanya, mau makan apa, sukanya apa, ngemil apa, roti, buah, semua isi kulkas ditawari :D . Saya hanya tersenyum, dan bilang : belum pingin apa2.

Setelah di kamar, saya bilang ma suami : adik mau nangis yah…..!
Kenapa ? tanyanya. Melihatnya kecil mungil dan bergerak-gerak jadi terharu.
Dia pun memeluk saya, dan air mata ini pun mengalir. Sebuah perasaan yang tak bisa diungkapkan. Begitulah kata suami sayah.

Memohon selalu kepada Tuhan, agar menjaga kami, menjaga malaikat kecil kami. Dan melindungi selalu pernikahan kami. Memohon selalu agar nantinya malaikat kecil ini menjadi anak yang suputra. Dan semoga kami dapat menjadi orang tua yang baik untuknya.
Terima kasih kepada Tuhan akan segala karunia-Nya. Dan terima kasih kepada semua orang yang saya sayangi dan yang menyayangi kami atas segala doanya.

@Masnya : moga dikau bisa pulang nengokin adik dan ponakanmu yah nantinya :D . Pingin liat dirimu gendong bayi. Pasti lucu bangeeett :mrgreen: .