ka-nia.com

Catatan Yang Mengiringi Langkahku…

Archive for September, 2010

My Lovely Mother

Keteguhanmu, kekuatanmu untuk bertahan selama ini, sederas apapun hujan, sekeras apapun badai menghantam, kau tetap teguh dan kuat menahan, sesakit apapun kau jatuh, saat itu kau langsung bangun dan berdiri lagi, kau begitu gagah perkasa. Kesabaran, keiklasan dan ketulusanmu benar2 luar biasa. Dapatkah aku sepertimu….. Memerankan banyak peran…… Sebagai seorang Istri, Ibu, Anak, Kakak, Adik, Wanita, etc ???
Aku sangat mengagumimu Ibu. Kau cahaya dalam hidupku. Kau yang selalu mendoakan aku. Kau yang selalu ada ketika ku membutuhkan pertolongan. Kau dengan tawa dan senyummu selalu membuat suasana rumah menjadi ramai. Begitu besar kasih sayangmu kepada kami. Sehingga kamipun sangat tergantung padamu. Bahkan, meski anak2mu telah menikah, kami tetap tergantung padamu. Terima kasih Ibu atas segalanya. Aku sangat menyayangimu dan merindukanmu. Meski raga tidak setiap saat ada namun hatiku selalu ada untukmu. Kasih sayang antara anak dan Ibu tidak ada yang bisa memisahkan, bahkan oleh ruang dan waktu.

  • 4 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • Tempat Tenang nan Damai

    Kadang suasana hati susah ditebak. Semenjak berganti *status, tentu saya lebih pandai lagi menjaga *mimik muka, *gerak tubuh, *rasa. Meski dalam kondisi sakit, saya pun musti menjaga agar tetep kelihatan sehat. Saya hanya tidak ingin membuat orang rumah merasa khawatir. Sesedih apapun hati, bibir saya akan tetap tersenyum. Selelah apapun fisik ini, akan selalu terlihat segar karena wajah memang dibuat sedemikian rupa. Sebingung apapun pikiran ini, sayapun akan membuat raut muka menjadi tenang. Apapun selalu saya pendam. Hanya saja, kadang tidak tahan juga, menahan berbagai macam rasa yang berkecamuk. Kadang jika rasa yang *tak tertahan itu datang, saya akan berlari Pada-Nya…… Jika beliau ada dihadapan saya, mungkin saya sudah memeluk-Nya dengan sangat erat.

    Rasanya saya memang perlu sebuah tempat tenang nan damai untuk sebentar…… Dulu jika rasa *tak tertahan itu datang, biasanya saya akan berdiam diri di kamar untuk sementara, duduk diam bersila dan berdoa.
    Atau biasanya saya pergi ketempat yang memang penuh dengan kedamaian dan ketenangan. Saya masih ingat, ketika suasana hati yang tak menentu, ketika musti mengambil sebuah keputusan yang maha berat dalam hidup…..saya duduk diam di *tempat tersebut. Ditengah malam yang dingin, dengan khusuk saya memohon, agar hati saya bisa tenang sehingga dapat membuat keputusan yang baik. Baik tidak hanya untuk saya. Tapi untuk banyak orang.
    Waktu itu saya ditemeni salah seorang sahabat dari BMK. Banyak hal yang *berat yang kami bicarakan. Rasanya tenang sekali. Rasanya damai sekali hati ini.

    Hari ini ingin rasanya kembali ke tempat tersebut. Sebenarnya, tempat tersebut ada dimanapun jua…… Saya butuh waktu sebentar dan sendiri untuk menenangkan hati dan pikiran…..mendamaikan hati dan pikiran….. Kangen sekali Pada-Nya…. Kangen akan Kehadiran-Nya. Meski saya yakin, beliau tidak pernah meninggalkan saya sendiri.

  • 1 Comment
  • Filed under: Cerita Kania
  • Once – Symphony Yang Indah

    Alun sebuah symphony
    Kata hati disadari
    Merasuk sukma kalbuku
    Dalam hati ada satu
    Manis lembut bisikanmu
    Merdu lirih suaramu
    Bagai pelita hidupku

    Berkilauan bintang malam
    Semilir angin pun sejuk
    Seakan hidup mendatang
    Dapat ku tempuh denganmu

    Berpadunya dua insan
    Symphony dan keindahan
    Melahirkan kedamaian
    Melahirkan kedamaian

    Syair dan melodi
    Kau bagai aroma penghapus pilu
    Gelora di hati
    Bak mentari kau sejukkan hatiku

    Burung-burung pun bernyanyi
    Bunga-bunga pun tersenyum
    Melihat kau hibur hatiku
    Hatiku mekar kembali
    Terhibur symphony
    Pasti hidupku ‘kan bahagia

  • 0 Comments
  • Filed under: Lyrics
  • Peterpan – 2DSD

    reff: ku menatap langit yang tenang
    dan takkan menangisi malam
    tuk tetap berdiri ku melawan hari
    ku akan berarti, ku takkan mati

    mungkin masaku tlah berlalu
    mungkin hatiku tak berbentuk lagi
    rasa ini takkan terobati
    tetapi mati takkan mengobati

    repeat reff

    Lirik lagu Peter Pan – 2DSD ini dipersembahkan oleh LirikLaguIndonesia.Net. Kunjungi DownloadLaguIndonesia.Net untuk download MP3 terbaru.

  • 0 Comments
  • Filed under: Lyrics
  • ‘Sastra’

    Mungkin banyak yang tidak mengenal saya secara mendalam :mrgreen: . Dalam artian, sisi2 yang lain dari hidup saya. Seperti misalnya, teman SMA saya terkejut mengetahui bahwa saya bisa juga menjadi ‘puitis’ :D **sebenarnya sok puitis aja** . Mau ketawa ngakak ketika dia mengatakan itu. Dan memang pada akhirnya saya ketawa sendiri. Setiap manusia, saya rasa memiliki sisi ‘puitis’ entah itu penjahat sekalipun :D . Emang ada yah ihihihihih…… Intinya, saya memang menyukai Puisi, Prosa, Cerita Pendek, cerita Bersambung, Fiksi, Non Fiksi, dan apa aja yang memang sesuai mood sayah ketika saya membacanya. Kebiasaan ini dimulai ketika saya SD. Waktu itu ada buku2 yang sudah bulukan, yang siap2 untuk dibuang oleh Ibu. Ketika saya melihat judulnya, wowwww…keren banget. Padahal cuman baca judulnya doank. Setelah itu, saya ambil mana yang menyedot perhatian otak ini. Mulailah kebiasaan membaca itu muncul. Apalagi ketika SMP, Pelajaran Bahasa Indonesia, membuat saya selalu rajin ke Perpustakaan untuk mencari buku2 yang berkaitan dengan Sastra. Mencari resensi dan apalah tugas2 kebanyakan. Yah ke Perpustakaan selain baca2 buku Sastra dan Ensiklopedi juga sekalian Tepee–Tepee :mrgreen: [gubraaaaaakkkk].

    Saya suka membaca buku2 karangan N.H Dini. Saya masih ingat setiap pulang sekolah, selalu menyempatkan diri ke Perpustakaan Daerah yang koleksi buku2nya waktu itu sangat terbatas T_T. Tapi teteup semangat.

    Cuman sekarang, saya sudah jarang membaca buku2 yang berkaitan dengan pengarang2 Indonesia, apalagi Sastra. Paling waktu kuliah baca buku Detektif karangan S Mara Gd atau bukunya Mira W. Sisanya, saya lebih banyak tenggelam dalam Novel2 karangan Agatha Christie, JK Rowling, John Grisham, Mario Puzo, Sidney Sheldon, Robert Langdon etc. Satu buku yang sampe sekarang belum juga selesai saya baca adalah Musashi karangan Eiji Yoshikawa :D . Pada intinya, saya suka banget membaca. Buku itu ‘Jendela Dunia’. Bener gitu ngag yah :mrgreen: .

    Jadi balik ke judul diatas….. Sastra…. saya niat kembali membaca hal2 yang berkaitan dengan kata tersebut. Belum pernah pula mengoleksi buku2 yang berkaitan dengan Sastra Indonesia :D . Jadi untuk memulainya, saya baca2 dulu aja pendahuluan yang akan mengantarkan saya ke pintu gerbang kesusastraan Indonesia [bahasanya belibet bangeeet].

    Bagaimana rekan2…adakah diantara kalian yang juga menyukai ‘Sastra’ ?? :mrgreen:

  • 0 Comments
  • Filed under: Cerita Kania