Menulis itu bagi saya seperti sesuatu hal yang wajib namun tetap saja penyakit “M” itu datang bertubi-tubi. Tidak seperti dulu, dimana saat ingin menulis sesuatu, saya bisa langsung ‘menuangkannya’ di blog ini tanpa gangguan. Jika sekarang, saya tentu tidak bisa seenak jidat. Suasana dan keadaan lingkungan yang berubah membuat saya tidak bisa 24 jam di depan komputer / laptop saya sendiri tanpa gangguan.

Kadang semua hal yang ingin ditulis ikut lenyap bersamaan dengan rasa lelah dan penat. Pulang malam dan kemacetan yang menjadi rutinitas sehari-hari, membuat semuanya terbang entah kemana. Saat sudah di depan laptop / media yang tersedia, otak saya jadi tumpul, bingung….kemanakah ide/cerita yang ingin saya goreskan pada halaman blog ini.

Melihat tahun-tahun kebelakang, tentu Tahun 2010 [awal] menjadi tahun yang kurang produktif bagi saya. Tahun-tahun sebelumnya, awal tahun tulisan saya mungkin sudah banyak. Tapi tahun 2010 sudah berjalan 3 bulan, dan saya baru menelorkan ’sebuah’ tulisan. Sungguh menyakitkan bagi otak saya yang selalu ingin menuangkannya dalam bentuk tulisan. Tapi apa daya, semuanya kembali kepada keadaan *ngeles* :mrgreen: .

Dengan menulis, terkadang perasaan esmosi yang sedang ‘meraja’ di hati dapat berangsur-angsur berkurang. Saya mencintai setiap tulisan / postingan, kadang setelah dibaca di kemudian waktu menjadi bahan tertawaan sendiri ataupun suatu kekaguman pada diri sendiri sambil mengingat kembali, hal apa yang melatarbelakangi tulisan/curahan hati tersebut. Tulisan yang dibuat mungkin lebih banyak mengenai pengalaman/ hal yang terjadi dalam hidup sayah. Memang apa yang saya tulis kadang dengan bahasa yang agak kabur makna dan maksudnya :mrgreen: .

Tulisan di blog ini pada awalnya, sayah lebih banyak menggunakan kata ‘aku’ dan bercerita apa saja sebebas-bebasnya. Kemudian tulisan2 itu berubah ‘gaya’ dengan mengganti kata ‘aku’ menjadi ’saya’ :D . Dan berikutnya beberapa tulisan saya samarkan maksud dan tujuannya wkakakakkaka…..

Menulis memang tidak boleh terikat akan sebuah kata ‘takut’, karena menulis merupakan suatu kebebasan dan memang tidak boleh kebablasan. Namun bukan itu yang membuat saya terkadang menyamarkan tulisan-tulisan tersebut. Lebih banyak karena saya banyak mendapat input kata-kata baru dari blogwalking, buku, pilem, pergaulan dan apa saja yang bisa dicerna oleh otak ini. Dan saya memang menyukai ‘permainan kata-kata’.

Ada 2 blog yang tidak pernah luput dari pengamatan saya selama ini. Karena saya memang fans berat mereka. Yang pertama tentu saja punya Kakak saya tersayang. Beliaulah yang banyak membantu saya dalam hal menulis. Thx yah Masnya.
Yang kedua, tentu saja milik sahabat saya tercinta. Dimana saya menemukannya dalam dunia blog yang ketika itu blognya masih hitam dan putih. Saya masih ingat background dasar blognya adalah warna agak coklat [agar terlihat jadul gituuu].

Dan keduanya memiliki persamaan dengan sayah. Penyakit ‘M’ itu menghinggapi, sehingga setiap kali dibuka, last post-nya masih tanggal yang sudah usang qeqeqeqeqe…..

nb: tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Mas Ciluuk, orang yang telah memperkenalkan sayah pada dunia blogging. Thx wi…. ;)