Setelah sakit sekian lama, akhirnya saya tiba di Jakarta. Selamat, utuh, meski dengan hati yang hancur.

Keputusan2 penting telah saya buat setelah kedatangan saya di Jakarta dengan mempertimbangkan segala hal. Saya memutuskan untuk pergi. Itu salah satu keputusan paling baik dan penting yang saya buat. Terus terang hantaman badai yang saya alami menghempaskan saya jauh ke dasar samudera. Menghancurkan hati dan hidup saya. Menghancurkan saya lebih dari apa yang bisa di duga. Inilah titik terendah dalam hidup saya selama 26 tahun ini.

Keputusan untuk mengundurkan diri dari dunia yang telah membesarkan saya adalah keputusan terberat. Tiap kali saya memikirkannya, bertambah berat beban yang harus saya pikul. Hanya saja, jika ini keputusan terbaik semoga Tuhan selalu ada untuk melindungi, menguatkan dan mendampingi.
Meskipun 80% keputusan ini diambil karena dipengaruhi oleh keinginan kuat keluarga agar saya tinggal di rumah sampe mereka benar2 yakin bahwa saya sudah sehat seperti sedia kala. Orang tua dan keluarga besar meminta dengan sangat…….jadi karena saya anak yang belum bisa memberikan yang terbaik bagi mereka, keinginan ini pun sudah pasti saya luluskan. Dengan melihat sifat saya selama ini yang sulit nurut kepada ortu :D , maka kali ini saya menjadi anak ‘baik-baik’ :mrgreen: .

Dunia IT dan profesi ini amat saya cintai. Melepasnya sebenarnya tidak sanggup saya lakukan. Namun, waktu yang akan menjawab, sampai kapan saya pergi meninggalkannya. Jauuuuhhh dalam hati ini saya tidak rela, dibutuhkan kekuatan yang luar biasa dan keinginan kuat dari hati ini untuk menerima semua dengan ikhlas dan tabah. Ujian pun tidak berhenti sampai disini manakala saya harus meninggalkan orang2 yang selama ini sudah begitu dekat dengan saya. Entah kapan saya bisa berjumpa dengan kalian semua.
Terima kasih kepada keluarga dan sahabat2 saya, mereka selalu mendampingi untuk menguatkan saya. Utamanya atas kasih dan sayang Tuhan yang telah menunjukkan satu demi satu kebenaran dan yang selalu mendampingi saya.
Secara hati, saya sudah lebih kuat dari beberapa minggu yang lalu. Secara mental, saya sudah lebih tenang dari beberapa minggu yang lalu. Dan saya menjalani hari2 berikutnya dengan harapan dan semangat baru. Seperti kata teh Melly “Aku berhak u/ bahagia”.

Pamit saya kepada para sahabat yang begitu baik selama ini. Dan “seseorang” yang selalu menyemangati ketika saya terpuruk. Yang selalu menemani dalam suka, duka, tangis dan sakit.

@Tangga

Sebagian team IT. Thx u atas kerjasama, bimbingan dan kebersamaannya…..

@Lobby

Team GA dan lainnya……. I’ll be missing u…