Catatan Yang Mengiringi Langkahku…
23 Mar
Hanya ingin mengatakan “maaf” atas segala hal terjadi.
Maaf, karena belum bisa menjalani semuanya dengan normal. Maaf, karena hingga detik ini belum rela. Maaf, jika sampai saat ini belum iklas. Hanya berusaha untuk menjalani hari-hari dengan kekuatan yang tersisa, menjalani hidup dengan baik, meski sakit itu sampai detik ini masih terasa.Dan mohon maaf kepada Tuhan, karena belum bisa merelakan dan mengiklaskan-nya.`
3 Responses for "“Maaf”"
wah mba alumni akakom yach….mari majukan blog indonesia, kunjungi situs ku ya mba
oh ya minta data site blog yang lain dunk……
link ke blogku ya…. always keep your smile…
@Arif : Waiyah, betuls mas. Mari kita majukan blog Indonesia. Thx yah dah mampir.
@Agus : Udah mba Link Gus :D.
Thx u yah
Leave a reply