Saya absen selama ini dari pekerjaan apalagi jalan2 di dunia maya. Paling-paling bikin satu tulisan habis itu ngilang lagi. Hal tersebut karena kondisi yang membuat saya harus banyak istirahat. Kekuatan Tuhan memang melebihi dari pikiran manusia atau kekuatan apapun di dunia. Bertolak belakang dengan keyakinan saya yang ‘empot-empotan’ alias ‘connect-dosconnect’. Ini sebenarnya pengaruh besar dari ‘hantaman badai’ yang sedang dialami. Badai Pasti Berlalu…..berlalu untuk sementara, paling tidak itu membuat keyakinan saya untuk sembuh juga kembali mengisi hati dan hidup.

Seperti bayi……saya dikurung dirumah, segala-galanya dilayani, uhhh…..benar2 dah saya merasa jadi Ratu selama sakit. Tapi jelas saya bosan. Bosan sakit. Bosan begini begini begini.

Penyembuhan sakit ini membuka kembali masa lalu saya. Om saya mengingatkan kembali bahwa saya memiliki seorang dokter penyembuh **dokter keluarga**. Pergilah saya kesana, sampe hari ini berangsur-angsur rusuk ini mulai mengalami tanda2 kesembuhan. Bukan dokter spesialis padahal……..mungkin berobat pun perlu ‘jodoh-jodohan’ :D . Itu dokter Muggle saya. Sedangkan saya musti tetap menyambangi pengobatan yang lain, pada dokter yang bertugas di RS St Mungo.…dokter untuk mengobati luka-luka sihir qeqeqeeq………. Penyembuh-nya juga tidak satu orang, ada 5 orang. Anggap aja mereka adalah anggota Orde Of Phoenix. Salah satunya adalah dokter yang memang ‘mengawal’ kesembuhan saya sejak kecil jika terkena luka-luka sihir :D . Teringat beliau ketika saya dan bapak ngbrol2. Waktu itu memang sakit saya ‘kede-kede’, sekali membaik yah membaik….sekali memburuk….memburuk terus. Kami mencoba menggali, kemana lagi harus berobat sampe pada membicarakan masa lalu saya yang tidak terlepas dari dunia sihir. Keesokan harinya langsung mendatangi beliau. Saya pernah menulis tentang masa kecil saya. Nah kembali lah saya kesana. Ke Desa Kemoning.

Dengan bantuan dokter muggle dan dokter St. Mungo, kesehatan saya sudah membaik. Saya mulai bisa menggerakkan badan ke kiri, bicara normal, tertawa seadanya. Paling tidak tanda-tanda ke arah kesembuhan itu ada. Tanda-tanda kehidupan juga ada. Dan keluarga saya yang selalu ada. Om-om silih berganti menjaga ketika berobat. Dalam masa2 penyembuhan ini, jangan ada badai lain lagi……….Bisa2 nga mau sembuh beneran.

Terima kasih yah Tuhan atas segala yang telah engkau berikan. Cayoo Cayoo Kania……….. SEMANGAT !!