ka-nia.com

Catatan Yang Mengiringi Langkahku…

Archive for October, 2008

Terima kasih

Terima kasih sayah ucapkeun kepada pihak2 yang telah memberikan ucapan atas bertambahnya usia saya. Email, Frenster, sms, telepon, Y|M, dan ucapan langsung. Saya sebenere nga bisa ‘make a wish’ karena lagi kedatangan tamu. Jadi saya ucapkan terima kasih atas doa2 yang terucap oleh saudara2 dan handai taulan semuanya. Berkah yang luar biasa dari Tuhan, karena beliau masih mengijinkan saya untuk melihat, menghirup dan merasakan dunia ciptaannya. Memberi kesempatan untuk belajar lagi mengenai hidup dan menimba ilmu dari hal2 yang terjadi dalam kehidupan saya.

Sedih saat itu datang, karena kenyataan yang terjadi, di rumah sedang berduka. Wak saya **istri dari kakak sepupu bapak** telah meninggal dunia tanggal 15 Oktober pukul 10 wb **waktu Bali**. Keluarga saya sibuk mengurus hal tersebut. Akhirnya bapak pun lupa meski akhirnya beliau menebusnya dengan bernyanyi di telepon keesokan malamnya. Terharu sekali mendengarnya. Dan bapak saya yang lain juga lupa. Pagi tgl 17 Okt juga, beliau baru menjabat tangan dan meminta maaf karena telat. Katane sibuk, pas dicari di kantor, saya udah pulang. Terima kasih yah Pak Uki atas hadiahnya. BPDP mungkin yang paling nyebelin, sms jam 11.45 pm, dengan bertekad menjadi orang terakhir yang mengucapkan qeqeeqq……..btw, thx u yah pak. Thx to Wie untuk makan2 di Hanamasa dan Galih dan Mas **lupa nama temenmu Lih*** yang telah ikut menemani.

Baru kali ini kayaknya saya merasa banyak yang merhatiin. Email hari itu banyak banget. Sms dan telepon………Malam ini baru buka FS, banyak sekali komen-nya. Terima kasih terima kasih. Ada 2 hal penting yang saya ambil dari ucapan saudara2 dan handai taulan. Lainnya juga penting koq. Tapi ini yang menggelitik :D .

1. “semoga tambah cantik dan manis”
Mmm…..berarti selama ini saya jelexxx yah eqeqeeeeq……….

2. “semoga cepet dapat pacar” atau “semoga cepet nikah”
Ini niy yang paling seru…….Jadi selama ini saya dianggap susah dapet pacar atau nga punya pacar atau nga punya keinginan untuk menikah qeeqeqeq……..
Apakah saya terlihat memang “jomblo” sekali yah :D :mrgreen:
Kalau urusan menikah, saya nga tau. Karena dari hasil tes psikologi, saya termasuk orang yang takut dengan pernikahan hahahahahaha……. Tapi khan bukan berati saya nga nganten2 hehehhe…..yah khan tunggu titah dan restu dari Yang Punya Urip ;) .

Dan terima kasih terima kasih kepada semuanya.
Bagi yang minta traktiran………duh maafkeun saya, nga sanggup klu mahal dan banyak. Sanggupnya makan di warteg sajah gimana ??

  • 5 Comments
  • Filed under: Cerita Kania
  • 2+6

    Black Forest

    Happy Birthday To Me
    Happy Birthday To Me
    Happy Birthday Happy Birthday
    Happy Birthday To Me

    Happy Birthday To KanCil :mrgreen:

    Gambar diambil disini

  • 0 Comments
  • Filed under: Cerita Kania, Umum
  • Goresan @Subuh

    Tiba keputusan telah diketok
    Hati berniat untuk mewujudkannya
    Semangat telah membubung tinggi
    Ketika kulangkahkan kaki
    Ke arah mana jalan yang telah kupilih
    Kutetapkan hati dan pikiranku
    Agar tetap sejalan dengan hasrat dan keinginanku
    Antara kewajiban dan tanggung jawab
    Antara pengabdian dan keiklasan

    Namun,
    Di saat itu jua
    Lubang itu kembali menganga
    Saat berusaha kututup dengan keiklasan dan ketulusan
    Mungkin usahaku kurang kuat
    Mungkin jiwaku belum iklas
    Mungkin pikiranku benar2 lelah
    Hingga keputusan itu ’seolah-olah’ tersia-siakan

    Lingkunganku,
    Aku berusaha mengubah sudut pandang
    Berusaha untuk mencintai dan menyayangi hal yang tidak ’sesuai’ lagi
    dengan jiwa dan keinginan
    Jiwaku masih belum bisa menerima
    Ragaku lelah untuk melangkah

    Inginku,
    Menjalani hidup yang telah diberikan-Nya
    Menikmati hal yang telah diciptakan-Nya
    Bersyukur karena berkah-Nya
    Berbahagia karena-Nya

    Salah Tanggal….. ^_^

    Ada aja email aneh2 yang masup ke inbox sayah.
    Kemaren pas buka email, saya agak terkejut membaca subject-nya. Apalagi pengirimnya.
    **membacanya sambil ketawa tersenyum geli ***

    Subject-nya : Met Ultah……. Pengirimnya : xxxxxx (saya belum kenal beliau).
    Isinya :
    semoga dihari yang baik ini diberikan umur yang panjang serta murah rezeki, dan semoga juga dengan bertambahnya umur maka bertambah pula pengetahuan yang kita miliki artinya semakin dewasalah pemikiran kita, sekali lagi mat ulang tahun semoga panjang umur.

    Mungkin beliau salah kirim email. Karena saya tidak merasa berulang tahun ditanggal tersebut. Maafkan saya yah. Siapapun dirimu, terima kasih atas ucapan dan doanya. Astungkara Hyang Widhi. Hanya saja……tanggalnya kecepatan :mrgreen: . Sekali lagi terima kasih. Berati anda yang pertama mengucapkan selamat ultah, meskipun akan dianggap curang karena mengucapkannya jauuuuuhh dari tanggal yang termaktub di akta kelahiran sayah :mrgreen: . Thx u & Peace ^_^.

    ‘KeBul KeBul’

    Jika seminggu yang lalu saya terlihat syahdu, sendu serta bingung ; jika beberapa minggu belakangan ini saya seperti kehilangan induk **ayam kalee….***, maka seharusnya hari ini pikiran2 itu sudah lenyap semuanya, dengan keputusan yang sudah saya ambil.

    Jika hari minggu yang lalu saya curhat kepada bos di Jogja mengenai kegelisahan yang ada di hati ; jika senin kemaren saya nangis karena bingung dengan keputusan apa yang akan saya ambil ; jika selasa kemaren saya sakit kepala karena beberapa hari belakangan tidur2 ayam ; jika rabu kemaren saya ngambek karena flash-nya masih diblokir akibat telat bayar dan sibuk nonton tipi tanpa mau mikir apapun ; maka hari ini saya sudah mengambil Keputusan Bulat bahwa saya belum akan xxxxxxxx…….. :mrgreen: . Keputusan ini seharusnya tidak bole membuat saya pusing, bingung, sedih dan murung lagi. Keputusan ini pun harus saya sampaikan kepada keluarga di Bali. Ngomongnya harus baik2 dan menjelaskan dengan benar. Meskipun saya tau mereka akan kecewa, dan kayaknya siy mereka tidak terlalu terkejut dengan hal ini. Anak yang paling tidak bisa dipegang ‘buntutnya’ mungkin adalah saya :mrgreen: .

    Point-nya, apapun yang terjadi dalam diri saya sekarang ini merupakan sebuah proses pendewasaan dalam cara berpikir dan bertindak. Ternyata ilmu keiklasan adalah ilmu yang paling susah untuk dipelajari.

    Tidak lupa, saya minta maaf kepada handai taulan mengenai sikap dan tindak tanduk sayah yang selama 3 hari ini nga jelas juntrungannya.
    Thx to Pingu dan Pinky……teman bicara meski selalu diam seribu bahasa.
    Tunggu si mbo datang dari mudik, biar dimandiin yah :mrgreen:

    Jadi, mulai sekarang CAYO CAYO CAYOOOO….. Kania……. SEMANGAT !!!!

  • 5 Comments
  • Filed under: Cerita Kania