Tulisan sebelumnya, itu merupakan refleksi dari apa yang saya rasakan beberapa minggu belakangan. Dan sampai hari ini pun masih terasa begitu.

Belum lagi 3 hari sebelumnya, mengalami konflik internal dan eksternal. Saat seperti ini, memang saya menjadi manusia rapuh. Sebenarnya mah udah rapuh tapi minggu ini mungkin minggu yang berat.

Bukan Kania namanya kalau nga bisa selesaikan ini semua……masih sendiri siy Iya. Tapi sudah kembali tertawa, itu yang penting dan utama. Udah 3 minggu ini, alis saya naik terus, wajah merengut, kayak sakit BAB qeqeqeeqeq…………

Yah apapun terjadi, tetap semangat. Meski dan selalu berada di bibir jurang, tetep berani dan bersemangat. Selalu berharap dan berharap bahwa hari esok akan lebih baik dan indah dibandingkan hari ini.

Terima kasih pada beberapa orang yang berusaha menghibur. Ucapan khusus buat Bang Adi dan Adi (2 orang yang berbeda), thx u yah atas lelucon anehnya. Dari nangis langsung tertawa terbahak-bahak heuehueheueheu……..
Dan yang selalu menemani meski cuman telepon doank hueheuehueheue……..

Akhhh……..Detik-detik Hari Kemerdekaan Kania akan segera tiba…. So……… :D :mrgreen: