Merasa diri sebagai super woman ternyata membawa petaka juga :mrgreen: . Dari kemaren, suara2 di dalam diri itu bertalu-talu mengatakan untuk istirahat. Malah semalam begadang nonton Colorcloud Palace, kartun favorite yang bisa ditonton setelah jam kerja hehehhe………

Nah, tadi sore hampir saja kejadian 1.5 tahun yang lalu terulang. Kejadian yang memalukan di tempat kerja. Kondisi fisik sepertinya sudah tidak memungkinkan. Sudah tau niy bakalan jatuh tersungkur ; bergegas ke dapur ; cari OB ternyata nga ada ; segera bikin segelas besar teh manis ; tangan udah gemeteran dan badan menggigil ; tetep dipaksa pergi ke sebelah kantor untuk beli Dunkin Donats :mrgreen: ; maksudnya beli yang ada coklat2-nya, karena saya udah kecanduan kalau sedang sakau begini harus makan coklat :mrgreen: :mrgreen: ; telepon ke Wie maksudnya supaya ada yang diajak mengobrol, takut sekali bakal kehilangan kesadaran dalam waktu cepat, karena tekanan darah sudah turun dengan cepat ; ternyata ditelpon berkali-kali nga diangkat ; telepon Iman Sambas, nyuruh anak2 Sambas buat ngbrol ; nga tau mereka ngomong apa ; hanya berusaha ngomong asalkan saya bisa diajak berkomunikasi ; tetep nga mempan, akhirnya telepon Risna ; kayaknya tuch anak khawatir, suara sudah mulai meredup ; timbul tenggelam ; akhirnya di kejauhan sana, terdengar suara yang merdu nan indah ; Ibu, akhirnya ikut bicara untuk menguatkan agar tidak terjadi apa2 ; suara2 dikejauhan tampak mulai terdengar jelas dan khawatir ; mereka nyuruh pulang, tapi saya nga mau pulang ; karena besok anak2 PKL HRD sudah menempati ruangan dan PC-nya sudah harus siap, seperti instruksi bos dan IOM yang ada di meja saya ; berangsur-angsur kesadaran itu kembali ; tampak anak Purchasing bolak-balik menatap saya dengan khawatir ; akhirnya saya bercerita-cerita dengan Ibu dan Risna ;
Ibu bilang : Sabtu besok otonan, jangan sampe sakit. Ibu selalu berdoa agar kamu sehat2 selalu, kalau sakit siapa yang ngerawat kamu, katanya dengan sedih ; Saya bilang : Ya ibu harus sering2 nge-doain Nia supaya selalu sehat, kalau sakit yang ngerawat ya diri sendiri, kata saya sambil ketawa ;
Kata Ibu lagi : Ibu selalu mendoakan kamu, tapi yang didoain sering keras kepala, nga bisa dikasi tau ; Saya : Ketawa ngakak………

Intinya disini : Saya orangnya nga bisa diatur-atur. Semakin dikasi tau dan diatur semakin keras kepala. Padahal yang paling saya turuti itu adalah Ibu. Namun tetep aja kadang nga bisa diurus dengan baik heheheeh………

PC-nya sudah siap, tinggal colokan kabel-nya nga ada. Besok, sang teknisi udah masuk kerja, jadi biar dia yang ngeberesin. Cuman sayangnya, satu PC musti diberi label “Bahaya”, Worm+Trojan-nya wokeh tenan, sesuk musti dibersihkan niy ;) .

Eh yah, saya sudah kembali sehat karena Ibu dan Coklat :mrgreen: