3 Aug
Pagi ini bener2 menjadi pagi terburuk sepanjang saya berada di Ibu Kota. Mengawali pagi dengan begitu riangnya, jam 5 pagi sudah tertawa - tawa karena saya telepon ke rumah. Bicara dengan Tia yang hari ini ikut Olimpiade Sains, memberi semangat dan habis2an meledeknya hehehhe……….terus ngomong ma Rian, karena niy anak jadi cemburu tatkala saya mengatakan bahwa Tia luar biasa ikut Olimpiade dan begitulah harusnya sebagai adiknya Kania……hehehhe……..niy anak langsung bilang “Iya Rian bukan adiknya Mbo Nia”, hahahhaha……………tapi setelah bicara dengannya, baru dech dia ketawa2 lagi. Ngbrol dengan ibu dan Risna sambil tetep ketawa2 kayak orang gila. Sayang pas mau ngomong ma bapak, pulsa habis hehehhe……..
Jam 6.20 am saya buka pintu dan hendak memakai sepatu, tatkala seorang wanita mendekati saya n meminta waktu untuk bicara sebentar. Di teras kami bicara, dan apa yang beliau sampaikan membuat saya terhenyak seketika. Diam seribu bahasa, sambil tetep memasang muka tenang, padahal di hati sudah seperti gemuruh…..badan langsung lemes. Pikiran berkecamuk dan menjadi resah n gelisah. Semuanya akan lenyap. Dunia saya….. hati yang sudah nyaman dengan keadaan sekeliling seperti terenggut begitu tiba2, air mata hampir saja membasahi pipi hiks hiks hiks……………
Seminggu sebelumnya, sang wanita pernah berbicara kepada saya tentang masalah ini, namun waktu itu semuanya baik2 aja, hanya mungkin saya akan agak terganggu dengan kegiatan2 yang ada. Cuman itu. Dan saya tidak mempermasalahkan mengenai hal tersebut.
Namun, hari ini beliau mengatakan hal yang lain. Bahwa saya harus mencari tempat yang lain untuk tempat tinggal. Karena kamar saya akan ditempati oleh anaknya. Memang, rumah tersebut akan direnovasi atap dan apalah lagi……..cuman pembicaraan terakhir tidak sampe pada acara harus pindah2. Tidaaaaakkkkkkkkkkkkk…………..teriak hati saya. Bagaimana mungkin saya meninggalkan zona kenyamanan selama 5 bulan ini hiks hiks hiks……… Harus kemana niy saya pindah. Kebiasaan buruk niy, kalau udah nyaman, rasanya ngag mungkin akan pindah2. Meskipun betapa jauhnya tempat saya melaksanakan aktifitas sehari-hari.
Jadi ingat waktu di Jogja, kamar saya juga di renovasi, akan tetapi waktu itu sang tuan rumah memberi alternatif, saya tinggal di kamar yang lain. Meskipun mungkin nga senyaman kamar saya dulunya. Tapi khan masih kos ditempat yang sama. Kalau sekarang ini, nga ada alternatif untuk tinggal di tempat yang sama. Melainkan harus check out
:(
:(.
Mungkin terlalu berlebihan perasaan saya ini. Tapi beginilah Kania. Semuanya dimulai ketika awal saya menginjakkan kaki disuatu tempat. Langsung ada perasaan cocok n nga cocok. Nyaman n nga nyaman. Tenang n nga tenang. Dan biasanya hati akan menilai mana yang harus saya tempati n tinggali.
Waktu di Jogja, hampir 6 tahun mulai dari pagi saya menginjakkan kaki di Jogjakarta, tanggal 15 Agustus 2001 - hari ini, saya tetap tinggal n memilih Jl. Purwanggan No 14 sebagai kosan.
Dan juga di Jakarta, sekali dilihat, langsung mantap ketika menginjakkan kaki di Jl. Sungai Sambas VII No. 8, hari itu Hari Minggu tanggal 25 Februari 2007, hari yang nga mungkin saya lupakan.
Seperti kata beliau, kosan lain lebih bagus n mungkin lebih nyaman. Tapi arti kata nyaman dalam pikiran n hati saya, bukan kamar seperti hotel atau ruangan besar n megah. Tapi ketika saya berdoa, kenyamanan n ketenangan itu terasa. Ketika saya bersedih kamar itu seolah menjadi pendengar dari kesedihan tersebut. Dan ketika saya bergembira, maka kamar itu terasa lebih hidup.
Nyaman n tenang adalah lebih banyak kepada perasaan ketika saya mendiaminya.
Mungkin itu maksud 7 dupa yang diberikan kepada saya waktu akan balik ke Jakarta.
Saya hanya akan berdoa, semoga rencana tersebut nga jadi. Karena ibu pun masih ragu akan hal tersebut. Tapi bagaimanapun juga, saya harus bersiap-siap untuk mencari kosan yang lain. Atap yang lain untuk saya tinggali. Bintang penjaga pun tidak akan saya jumpai. Karena bintang itu selalu ada di langit SS7. Setelah seminggu sang bintang tersembunyi di balik awan, semalam diapun menampakkan dirinya. Dengan cahayanya yang redup n masih malu2 untuk menampakkan diri. Bintang n Atap yang baru ataukah Bintang n Atap yang lama akan tetap di atas kepala saya ?????
5 Responses for "—Bintang & Atap……??????"
:cry:menangislah….maka bintang,bulan,dan matahari akan bersembunyi selamanya.
:razz:sambutlah esok dengan terseyum…maka taburan surya,bulan dan gemintang akan mewarnai hari…
Hhehhehehhehe……………. Betul kata Wie. Bintang akan selalu bersinar dimanapun kita berada. Semua yang diatas betul. Curang diborong semua ini kata2nya hehehhehe…………..
Matahari, bintang dan Bulan………..>>> Lagunya Dewa tuch heheheh……
Wah lagi dimana ni sekarang? Ingin pulang ke bali …
Halo nama saya I Nyoman Winardi. Lagi dimana ne? Wah salam kenal deh. Terima kasih sampun singgah ring blog tiange
HEhehehe………sami2 sami2 bli.
Salam kenal juga. Makasi ampun simpang ring blog tiange hehehhehe……..:mrgreen::mrgreen:
Tiang lagi merantau adoh saking Bali. Ring Jakarta
Leave a reply