Akhirnya setelah sebulan lebih dari tanggal pembelian (5 Februari 2007), buku ini baru selesai dibaca. Ahhh…yaaa…..bagaimana tidak tertunda, selama di Bali, hari2 selalu dipenuhi kegiatan dan bolak-balik ke Jakarta. Pas di Jakarta, setiap pulang kantor masih mengerjakan hal lainnya. Buku ini hampir nga tersentuh, cuman baru dibaca sampai halaman 16. Sangat memalukan memang, apalagi niy buku hanya 677 halaman, masak setelah sebulan baru selesai dibaca. Rekor yang tidak baik buat saya. Biasanya 400-600 halaman habis dibaca 1-2 hari. Buku Harry Potter yang 977 halaman aja habis dalam sehari (itu karena malamnya juga lembur hehehehhe,………). Pokoknya nga baik bagi kesehatan dech kalau bacanya lama2 begini heheheh…….

Yah mengenai buku ini…..PUAS dech bacanya. Nga jauh dengan buku2nya yang lain, Mario Puzo selalu menampilkan karakter seorang Don yang luar biasa. Buku ini menceritakan tentang Don Corleone dan keluarganya serta masalah2 yang terjadi.
Sang Don sendiri bernama asli Vito Andolini. Dimana karena suatu kejadian di desanya, Ayahnya dibunuh n dia diburu oleh Mafioso yang ada (waktu itu umurnya baru 12 tahun), dia diungsikan ke Amerika oleh ibunya. Yah disinilah kehidupannya dimulai. Di Amerika, Vito Andolini mengubah namanya menjadi Vito Corleone, yang diambil dari nama daerah tempat dia berasal, dia tinggal di rumah keluarga Abbandando, yang anaknya Genco kemudian menjadi Consligiori (penasehat) sewaktu Vito menjadi Don. Semuanya dimulai dari nol….masih belum punya apa2. Jadi perjalanannya untuk menjadi seorang Don panjang n penuh lika-liku (diceritakan di buku ini). Sang Don sewaktu masih miskin, sudah mempunyai 2 putra (niy karena dia menikah umur 18 tahun), Santino “Sonny” Corleone dan Frederico “Freddo” Corleone. Kemudian lahir putra ketiga Michael “Mike” Corleone dan terakhir seorang putri yang bernama Constanzia “Connie” Corleone. Setelah menjadi Don, mereka sekeluarga tinggal di Long Island.
“Sang Don merupakan pria pemurah yang tak kenal ampun dalam meraih dan mempertahankan kekuasaan. Godfather adalah pria yang “logis” dan adil. Ia memimpin kerajaan bawah tanah raksasa yang menguasai berbagai kegiatan bisnis illegal, perjudian, taruhan pacuan kuda dan serikat buruh. Tiran, pemeras, pembunuh—ia memberikan persahabatannya tanpa ada yang berani menolak, serta menentukan mana yang benar dan salah. Menurutnya, pembunuhan halal dilakukan demi kedilan. “

Saat pernikahan purinya Connie dengan Carlo Rizzi, di ruangannya, sang Don menerima beberapa tamu. Yang membuat cerita ini semakin menarik dan terkait dengan yang berikutnya adalah kedatangan Solozzo, orang Turki yang meminta ijin ke Don Corleone untuk memberinya perlindungan hukum sehubungan bisnis narkotika yang akan dimulainya. Solozzo sendiri di dukung oleh keluarga Tattaglia dan Barzinni. Disinilah kata mufakat idak tercapai, Sang Don dengan jelas menolak, karena baginya berbahaya menjalankan bisnis narkotika di masa mendatang.
Menjelang Natal, terjadilah kejadian yang luar biasa, Sang Don ditembak di tepi jalan oleh anak buah Solozzo, sedangkan Freddo anaknya hanya bisa melongo melihat kejadian tersebut. Sang Don pun sakit beberapa lama, untuk sementara pimpinan diambil alih Sonny (pemarah n tidak sabaran). Karena Genco Abbandando sudah meninggal (bertepatan dengan pernikahan Connie), posisi Consligiori ditempati Tom Hagen, pria keturunan Irlandia. Hal ini membuat kedudukan sang Don sendiri dimata Don-Don lainnya di AS menjadi berkurang. Karena biasanya seorang Consligiori adalah orang Sisilia.
Sakitnya sang Don membawa keuntungan bagi yang lainnya. Usaha untuk membunuh sang Don di RS pun hampir berhasil, jika saja anaknya Mike tidak datang tepat pada waktunya. Oh ya, diantara 3 saudara lelaki-nya, Mike lah yang menentang ayahnya. Dia tidak bersedia terjun ke bisnis kelurga. Dan memilih menjadi tentara ketika Perang Dunia II dan setelah perang berakhir memilih untuk kuliah.
Karena tersulut dendam, akhirnya Mike sendiri lah yang membunuh Solozzo dan Kapten Polisi McCluskey. Dan diungsikan ke Sisilia. Sedangkan Freddo diungsikan ke Las Vegas karena masih depresi dengan penembakan sang Don. Praktis Sonny beserta Tom Hagen yang menangani semua bisnis. Setelah pembunuhan terhadap Solozzo dan Kapten polisi, perang dengan Lima Keluarga New York pun tak terhindarkan. Disini caporegime (kapten) keluarga Corleone adalah Pete Clemenza dan Tessio. Berbulan-bulan perang terjadi, Bruno Tattaglia pun dibunuh karena menyebabkan Luca Brasi (pengawal setia sang Don mati) dan Pauli Gatto juga terbunuh karena dialah penghianat sehingga sang Don tertembak di tepi jalan. Dan sepertinya keluarga Corleone akan menang, tetapi ini hanyalah tipu muslihat, dalam perjalanannya ke rumah adiknya, Sonny Corleone ditembak oleh anak buah Tattaglia n Barzinni. Don yang masih lemah pun harus mengambil alih kepemimpinan. Diadakanlah pertemuan besar dengan seluruh Don di AS kecuali Al Capone, tidak disukai rekan2nya karena kebiadabannya. Disinilah perdamaian tercapai, Don merelakan putranya meninggal dan menganggap impas karena putra dari keluarga Tattaglia juga meninggal, dan tidak akan menyelidiki ttg kematian putranya. Bisnis obat bius pun disetujui * dengan terpaksa *, Don hanya memberikan perlidungan hukum. Dan ditetapkan Wilayah Las Vegas merupakan wilayah yang netral. Kota tersebut diproyeksikan akan mejadi kota judi terbesal n legal di AS. Jadi tidak boleh ada pembunuhan dll, penjahat kelas teri harus disingkirkan.
Setelah pertemuan tersebut, Don Corleone mengadakan rapat dengan consligiori dan caporegime-nya. Hal yang paling penting yang akan mereka lakukan adalah bagaimana mengembalikan Mike kembali ke AS dan membuatnya terlepas dari jeratan hukum.
Mike sendiri masih di kejar-kejar oleh anak buah Barzinni (melanggar perjanjian perdamaian), dengan muslihat bahwa yang dikejar adalah Don Tommasio * orang yang memberi perlindungan kepada Mike *. Mike pun akhirnya menikah dengan gadis Sisilia yang bernama Apollonia. Tapi akhirnya meninggal karena di dalam mobil yang akan dikemudikan oleh Mike terdapat bom. Apollonia meninggal bersama putra Mike yang masih dalam kandungan. Fabrizzio si penghianat melarikan diri * notabene pengawal Mike selama di Sisilia *. Mike pun kemudian tau kalau kakaknya, Sonny meninggal dengan cara yang sangat buruk, sehingga dia mengirimkan pesan kepada sang Don akan menjadi anaknya.
Iya disinilah Mike sang anak kesayangan, mulai terjun ke bisnis kelurga. Dengan sifat seperti sang Don dia menguasai semuanya dalam waktu yang singkat, lika-liku bisnis keluarga, dimana Tom Hagen n Sang Don sendiri menjadi gurunya.
Oh ya…..beberapa tahun belakangan ini, bisnis keluarga Corleone mengalami penurunan. Hampir semua bisnis di New York dikuasai oleh orang Barzinni dan keluarga Tattaglia. Mike pun menggunakan caranya sendiri *aslinya atas pendapat, nasehat n pemikiran ayahnya *, menjalankan bisnis keluarganya. Setelah 6 bulan kembali ke New York, Mike menikah dengan Kay Adams, pacar sewaktu kuliahnya. Disini dia dianugerahi 2 orang putra.
Mike membiarkan semua usahanya mengalami penurunan, demi sebuah rencana lainnya. Dimana semua bisnis akan dia alihkan ke Las Vegas Nevada. Kedudukan Tom Hagen yang semula sebagai Consligiori pun berubah fungsi menjadi pengacara Mike untuk mengurus semua bisnis yang nantinya ada di Nevada. Clemenza dan Tessio menunggu dengan tidak sabar langkah2 yang akan diambil Mike, karena pada saat itu sang Don telah mengundurkan diri. Akhirnya sang Don meninggal karena serangan jantung. Hal yang paling mengguncangkan Mike dan keluarganya. Clemenza n Tessio pun berharap-harap cemas akan nasib mereka, karena sang Don belum mengumumkan siapa penggantinya.
Dengan kematian sang Don, kerajaan Corleone pun diambil alih oleh Keluarga Barzinni dan Tattaglia. Dan sesuai tebakan Michael bahwa dalam kelurganya ada penghianat terbukti benar. Semua jebakan sudah terpasang, Michael menerima telepon untuk membuat perdamaian baru dengan Barzinni setelah Sang Don meninggal. Dan Michael sudah menduga siapa penghianatnya. Dia adalah Tessio, Caporegime yang paling pintar.
Malam pertemuan pun tiba, semua orang diungsikan oleh Michael. Ibu dan adiknya Connie dan Ny. Corleone diungsikan ke Nevada, sedangkan istrinya diungsikan ke rumah mertuanya di New Hampsire. Perang pun dimulai dengan cara Michael. Sebelum waktu yang ditentukan, Barzinni ditembak tepat pada saat akan pergi ke pertemuan, dibunuh oleh Al. Neri, Fabrizzio *yang membunuh istri pertamanya * juga dibunuh. Philip Tattaglia dibunuh ketika berada di Bungalow-nya, dan Tessio dihabisi oleh anak buah Michael lainnya. Ada satu hal yang ingin diungkap Michael pada malam tersebut. Penghianat dalam terbunuhnya Sonny Corleone, Sang Don menepati janjinya untuk tidak menyelidiki siapa pembunuhnya, tapi Mike menyeledikinya. Malam itu pun dia menemui adik iparnya, Carlo Rizzi. Disanalah terungkap bahwa benar , Carlo Rizzi lah yang menjebak Sonny Corleone sehingga menyebabkan Sonny meninggal. Saat mendengar kesaksian tersebut, di ruangan tersebut ada Tom Hagen n Roco Lampone. Mike pun membebaskan Carlo Rizzi untuk menemui adiknya Connie di Nevada, sebelum keluar dari lingkungan Long Island, Carlo Rizzi terbunuh oleh jerat tali di lehernya oleh Clemenza. Malam itu, semua regime dibersihkan dari penghianat. Regime Tessio diambil alih oleh Al. Neri dan akan menjadi penjaga keamanan di hotel2 n kasino mereka di Las Vegas. Sedangkan Clemenza, diijinkan mendirikan keluarganya sendiri. Roco Lampone menjadi caporegime keluarga. Dan mereka semua pindah ke Nevada. Atas keberhasilan Mike malam tersebut, semua orang memanggilnya Don Michael. Dia memulihkan reputasi keluarga Corleone diantara keluarga2 New York. Hal ini memantapkan posisi Michael Corleone sebagai kepala keluarga paling berkuasa di AS.

Itu mungkin rangkuman dari isi buku ini. Tapi banyak orang2 yang tidak saya ceritakan disini. Banyak cerita lainnya yang terjadi. Jadi kalau penasaran, beli lah bukunya. Tidak cukup melihat filmnya, tapi musti baca bukunya hhehhehe……. :D :D, dijamin pasti akan terkesima n bla bla bla……