Minggu ini adalah minggu yang membuat hidup saya berbahagia untuk waktu yang akan lama. Paling tidak bebannya sedikit berkurang. Dua hari belakangan inilah ya :D. Minggu ini orang2 lama yang nga disangka-sangka menelpon heheheh…….. Mulai dari mantan pacar :D, Bli Made, Bli Putu, Yudi Riset ;) :D. Meskipun Hari Selasa - Rabu saya agak disibukkan dengan kegiatan di Ruang Server *aslinya cuman bantu2 cari beberapa how to 8-|, yang sibuk bos saya siy :D karena tiba2 Exchange Server-nya Crash sehingga musti di upgrade ke SP 2*, dan membuat saya cekot2 n kedinginan karena berada di lemari es :D :D, tapi itu membuat saya lebih mengenal banyak hal. Yang penting lagi Modul Training udah 90% selesai ;). Besok libur sehingga bisa saya tambahkan untuk aplikasi lainnya. God Bless Me :D

29 Maret, paginya saya membaca kabar yang menggembirakan ttg Cover u/ Bukunya Harry Potter. Dan semalam saya harus membantu urusan yang menyangkut adik saya Dina. Belum jelas keputusan apa yang diambil. Saya harap dia mengambil keputusan yang terbaik dan tidak merugikan dirinya sendiri. Malam itu juga saya menerima kabar jauh lebih lebih lebih membahagiakan daripada semua hal yang terjadi dalam 24 tahun ini. Apa itu ??????
Ceritanya begini, sehabis nyuci pakaian, mata udah se-ton beratnya, tapi ada pekerjaan yang belum diselesaikan n sampai sekarang juga belum selesai :D. Mata ini memejam beberapa saat n membayangkan saya ada di rumah. Pas tersadar, Risna misscall, saya sms untuk tidak tidur dulu sebelum saya telepon. Jam 11.25 pm, saya menelponnya. Kebetulan niy anak sedang membuat RAB. Bincang2 terjadi sampai 20 menit berlalu. Tapi ada berita yang belum membuat saya tenang sampai mendapat kepastian. Tadi pagi, saya sms ke rumah n telepon pun bunyi. Dan berita yang disampaikan membuat jantung saya terlonjak begitu tinggi, pikiran melayang-layang jauh di angkasa, tubuh gemetar karena rasa bahagia yang begitu besar di berikan Tuhan kepada kami. Yah, akhirnya setelah bertahun-tahun, saya n keluarga mempunyai sebuah rumah. SEBUAH RUMAH. Sebuah rumah yang saya impikan sejak kecil. Sebuah rumah tempat tinggal bagi orang tua ketika mereka pensiun nanti. Sebuah rumah yang rasanya susah sekali untuk kami raih n miliki. Sebuah rumah untuk masa depan adik2 saya. Sebuah rumah dimana akan ada lebih banyak kasih sayang n cinta di dalamnya. SEBUAH RUMAH HADIAH DARI TUHAN. Terima kasih pada-Nya yang memberikan begitu banyak rejeki pada keluarga kami selama ini dan terlebih di awal tahun caka 1929. “Waktu saya lahir, saya tinggal di Desa Kemoning, waktu itu ortu kos. Setelah Risna lahir, kami pindah ke Mess sekolah di Desa Akah hingga sekarang”. Rumah itu belum bisa ditempati karena berbagai alasan. Pertama karena yang membuat rumah tersebut Non Hindu jadi rumahnya masih belum sesuai dengan aturan Kitab Asta Kosala Kosali sehingga masih ada renovasi disana sini. Terus dapurnya belum ada. Dan yang lebih penting bagi kami Umat Hindu adalah tempat sembahyang yaitu Pelinggih atau Merajan, itu juga belum ada :D. Jadinya rumah itu belum akan ditinggali untuk waktu yang akan lama :D. Renovasinya tidak bisa sekaligus, jadi setahap demi setahap. Yah berapa uang yang ada itulah yang dipakai. Seperti hasil bincang2 n kesepakatan kami (saya n Risna), saya bantu bapak bayar cicilan rumah (masih mencicil saudara-saudara) sedangkan dia akan membantu u/ bantu2 sekolah adik2 saya :D. Dapur jadi urusan ibu hehehe…….pembagian yang adil. Tapi kayaknya masih banyak bolong2 niy wakakkaakka………Tapi gpp,kalau Tuhan sudah mempercayakan sebuah rumah untuk kami tinggali tentu saja beliau pun tidak akan membiarkan kami lebih banyak mendapat kesusahan khususnya financial, SEMOGA :D.
Waktu pembicaraan tentang rumah bulan lalu, Ibu, Risna, Tia n Rian semangat sekali. Terlihat mereka begitu bahagia. Setelah survei ke tempat tersebut, Tia n Rian menjadi sangat bahagia. Bahkan mereka sudah memutuskan untuk menempati kamar yang mana hehehe, Risna sudah membuat beberapa perhitungan n lama sekali berdiskusi dengan bapak n saya tentu saja tentang tata letak, hubungan secara vertical ataupun horizontal (ini ada hubungannya dengan Tri Hita Karana) dll dsb dst,……..senang sekali melihat mereka bahagia n tersenyum. Kebahagiaan saya ada pada keluarga saya. Segala yang terjadi berkat Asung Kertha Wara Nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Terima kasih ya Tuhan-ku ;). Begitu banyak hal yang beliau berikan dalam hidup kami.
Akh rumah itu akan kami hiasi dengan banyak sekali rasa syukur, rasa cinta n bhakti, rasa sayang n kedamaian :). Saya sangat bahagia. Terima kasih Tuhan.
Terima kasih pada orang2 yang selalu mendengar cerita saya dan memberikan waktu extra akan kesulitan2 saya (khususnya Mas Ciluuk n Mas Soyuz) dan yang menerima saya apa adanya (karena saya orangnya pada dasarnya nga punya apa2 ;), hanya cinta keluarga saya yang menjadi harta benda yang paling bernilai diatas dunia ini dan yang menjadi kekuatan dalam menjalani hidup ini ;) )