Tanggal 3 pagi kira2 pukul 01.30 am, aku sekeluarga berangkat menuju kampung halaman tempat diselenggarakannya acara tersebut. Dinginnya udara malam dan suasana yang sunyi lengang membuatku takut heheheheh……..apalagi ketika memasuki jalan yang menuju ke desaku. Kami harus melalui 2 desa sebelumnya, yaitu Desa Tusan n Desa Bakas. Jujur saja, tak satupun kendaraan yang lewat, belum lagi suasana yang sunyi n sepi. Waaaaaaa……mencekam dech. Naik motor dengan perlahan, aku ma Rian n Risna, sedangkan Bapak, Ibu n Tia…… Pukul 02.00 am, kami sampai, terang benderang lampu n suara kekawin n geguritan berkumandang. Di Jaba Tengah orang2 sedang nonton Wayang, kami disambut oleh Jung Raka (ini adik ibuku), awalnya dia tidak melihatku, setelah kupanggil barulah sadar klu aku ada disana :D.
Digandengnya tanganku n Tia sambil bernyanyi-nyanyi, diikuti oleh Risna, Bapak, Ibu n Rian yang berjalan di belakang kami. Sampai di Semanggen, orang rame main “kartu hijau” hehehe……bapakku berhenti n bergabung dengan mereka. Kami sendiri pergi ke Rangki, rumah ibuku. Belum ada tanda2 orang bangun, ternyata acaranya diundur ampe jam 4 pagi, tapi gpp. Adik2 sepupuku n Om2ku sedang tidur. Mendengar suara ibuku mereka jadi terbangun n ngbrol sambil menunggu mulainya acara. Kerinduan yang mendalam terhadap keluarga ibuku, karena setengahnya tinggal di Malang. Klu bicara ma adik2ku ya pake bahasa jawa klu nga bahasa Indonesia hehehhe………setahun lebih tidak berjumpa, ternyata tinggi mereka melebihiku, setinggi bapakku dech :D :D. Generasi di bawahku niy emang tinggi2 n cakep2 qeqeqeqeq…….wah kami yang sudah berumur jadi ngiri juga hahahhahah………. Pukul 03.10 am, kami pergi ke Puri Danginan, ke t4 upacara. Wak Lombok (kakak ibuku no. 2)membangungkan mereka di gedong (mereka dikumpulkan disini, tidak bole keluar semalam -> mesekeb). Aku terharu niy ngelihat mereka, rambutnya sudah pada di semi, 6 orang n mataku terpaku pada 3 sepupu kandungku, Angga, Indah n Ulan. Cantik2 n cakep, ya donk kakaknya aja cantik heheheh….. setelah ngbrol sedikit :(, mereka bergegas mandi…..dinginnya desa Nyalian melebihi dingin di Malang, kata Omku :D. Sambil menunggu mereka mandi, aku ngobrol ma Wak Teja n Wak Malang(kakak ibuku no. 1, orang tua dari Angga, Indah,Ulan). Setelah selesai mandi, ibu n aku, membantu mereka berganti pakaian, memakai kain putih kuning. Kelamaan di Jawa membuat mereka agak susah menggunakan pakaian ini heheheh…….belum dihias tapi sudah cantik n cakep hahahhaha…………pukul 04.00 am, Pedanda pun datang, diiringi oleh wie Putra (kakak sepupu). Menandakan acara akan dimulai. Pukul 04.20 am, acara dimulai dengan ngayab, terus dua-dua mereka naik ke bale gede untuk potong gigi :D. Ketiga adikku tegang, karena mereka tidak mengerti mau diapain ehehhe……(hal yang sama terjadi padaku 9 tahun yang lalu, jadi sama aja :D :D ). Kekawin pun dikumandangkan, suasana tambah khidmat, belum lagi kelucuan yang terjadi hahahha……tapi semua berjalan lancar n baik. Pukul 05.45, acara selesai, kami pamit pulang, karena mau mandi n ganti pakaian. Adik2ku kembali ke Gedong untuk dipayas agung ;).

Sampe di rumah aku langsung ambruk karena sangat mengantuk. Pukul 09.00 am, kami bersiap-siap berangkat, tapi seperti biasa, jam karet, kami telat sampe di Nyalian :D. Acara Ngening sudah dimulai di Jaba Tengah, n kami dengan PEDE-nya masuk sambil bawa helm, tas n jaket uhhh…… aku berjalan menunduk, tidak berani melihat kanan kiri, malu buanget :D :D. Di Semanggen tamu sudah berdatangan. Kami bergegas ke t4 ibu, menaruh barang2. Disana aku bertemu ma adik sepupu yang sudah mendahuluiku menikah……bersama anaknya tentu n suaminya hahahahha…….nga sempet ngbrol lama, kami bergegas ke Semanggen. Aku langsung masuk menemui adik2ku……mereka duduk di Gedong, cakep n cantik sekali memakai busana Bali dengan riasan yang amat berat di kepala hheheeeh…..sedih, karena aku nga bawa kamera hiks…..hiks……(ingat dulu, aku sampe pingsan, saking beratnya riasan tersebut :D :D ). Amat sangat menyesal karena tidak mendapatkan kamera…..
Aku kembali ke Sumanggen, bertemu saudara2 yang lainnya. Kedelapan saudara ibuku berkumpul, hal yang nga mungkin terjadi setiap hari :). Aku ikut membantu menyiapkan minuman untuk tamu2. Bertemu ma masyarakat desa yang masih bisa mengenaliku hahahahha………. Orang2 yang kutemui 100 % menyatakan aku tambah kurus…..YES…..hahahhaha………..hari semakin sore, tamu tambah banyak, di Jaba Tengah orang2 semakin sibuk menyiapkan acara di malam harinya. Sambil menunggu acara berikutnya, kami berkumpul di rangki. Suasana ramai karena terlalu banyak anak2 kecil qeqeqeq……bahkan aku dianggap sebagai ibu mereka uhhh…..emang mukaku ketuaan sich ya……hahahha………Pukul 05.00 pm, semua orang berkumpul di Jaba Tengah, disana akan dimulai acara yang diawali dengan pertunjukkan Wayang, Topeng Sidha Karya, n tetabuhan dari bambu :D. Semua nya dimainkan dalam waktu yang sama, belum lagi Gamelan, geguritan n kekawin yang dilagukan, khidmat sekali. Acara seperti ini nga selalu ada, jadi amat sangat menyesal karena aku tidak mengabadikannya. Setelah acara tadi selesai, dilanjutkan dengan persembahyangan. Acara selesai menjelang dini hari…..hah capek n mengantuk…..tidur menjadi cerita selanjutnya heheh…;) :D