13 Aug
Hmm….syukurlah hari ini sakit gigiku sudah mulai pulih, bisa ketawa terbahak-bahak lagi, meskipun cuman makan bubur beberapa hari ini hiks…..hiks…….paling tidak bengkak di pipi sudah berangsur-angsur berkurang kembali ke ukuran normal :D. Tapi sakit gigi ini memang telah membatalkan sebagian kegiatanku, bahkan untuk tes Microteaching yang diadakan salah satu PTS di Yogya, ya sebelumnya aku lulus tes sehingga masuk ke tahap ini, aku melamar jadi Dosen :D. Tapi apa mau dikata, ketika itu aku tidak tidur, pipiku bengkak, bahkan untuk bicarapun susah hahh…….jadi aku gagal karena sakit hiks…..hiks……
Bangun pagi sekali2, karena mau nganterin temen latihan nari di Asrama Bali, meskipun datang terlambat, tapi toh masih tetep bisa kursus. Setelah menyelesaikan urusan administrasi, latihan tari pendet pertama……aku duduk di pojok ruangan menonton anak2 kecil yang sedang latihan. Lucu2……karena mungkin mereka masih kecil, jadi pelatihnya betul2 sabar banget. Sayang aku tidak punya kamera, paling tidak ada adegan yang bisa kupakai untuk kenang-kenangan. Tapi mereka tetep semangat untuk ikut latihan. Padahal dasar tari itu terbilang cukup berat untuk anak yang baru berumur dibawah 6 tahun :D. Tapi aku salut dech ma anak2 itu, meskipun bukan asli Bali, tapi toh mereka mau belajar. Meskipun kesulitan tapi tetep semangat :).
Dua hari yang lalu, adikku menelpon ato aku ya yang menelpon, ya begitulah aku bicara ma dia………seperti biasa dia melapor padaku ttg kejadian2 di rumah, ya dia bagai mata dan telingaku. Ada cerita lucu. Candaanku dianggap serius keluargaku. Cerita yang kubangun dan kukembangkan ketika aku ada di Bali (pas pulang bulan Mei kemaren), aku cerita ma salah seorang kelurgaku bahwa aku mau nikah aja ma orang bule
:D :D, habis tiap pulang tiap ketemu saudara mesti ditanyain terus siapa pacarku, darimana asalnya, apa dia bla……bla……..dan itu terjadi setiap saat, nga cuman keluarga tapi temen2, tetangga rumah dan yang laeeeeeeeeeeeeeeeeeeen, ampe capek nich mulut mungkin ampe berbusa-busa menjawab semua pertanyaan dan terkadang mereka membangun opininya sendiri tanpa aku iyakan atopun aku bilang tidak. Semua ini bikin aku jengkel setengah mati, puncaknya pas pulang kemaren, aku dibilang ini dan itu dan bla……bla…..bla……pokoknya nga bener sepenuhnya. Belon lagi nasehat2 yang aku denger dari tiap orang, padahal dari kecil hal itu sudah ditanam di otakku, bagai chip yang nga mungkin dihilangkan meskipun aku amnesia sekalipun arrrgghhh………………….nga tahan banget. Jadilah cerita diatas…..menikah ma bule qeqeeqeqeeq…. :D, dan cerita itu diiyakan ma adikku dengan muka kami yang serius dan nga mau denger nasehat. Ternyata candaan dan ketidakseriusan itu berbuntut panjang, cerita itu menyebar ketika acara perpisahan kakakku…….waaaaaaaaaaa…………ibuku yang mendengar langsung shock, hampir nangis mungkin menghadapi kesinisan orang2 yang memang nga suka ma kami setelah dengar cerita ini, apalagi langsung dikompor-komporin, seperti kata adikku, senyum kemenangan di mereka, bahwa anaknya ini telah melakukan kesalahan yang fatal dan memalukan keluarga pushhh……………..
Ibuku yang shock pulang ke rumah. Ibuku tidak berani menanyakan hal ini langsung padaku, disimpannya, menunggu adikku pulang, ampe hari Kamis lalu. Adikku cerita, ketika dia datang belon duduk udah langsung ditanya macam2 ttg kebenaran cerita itu oleh ibuku sambil menangis…. kontan aja adikku tertawa terbahak-bahak, waktu aku denger pun langsung ketawa terbahak-bahak (sambil meringis karena masih sakit gigi), dan menjelaskan kejadian yang sesungguhnya………aduuuuuuh….setelah aku dengar cerita ini, kejengkelan ada juga dihatiku, akhirnya aku dan Risna mau menciptakan cerita yang lain lagi. Biar semua lebih seru dan terjadi kekacauan lagi karena ibuku selalu menjadi sasaran seumur hidupnya. Aku benci klu melihat ibu menangis :(. Kini anak2nya telah besar, bisa berpikir dan bertindak, dulu meskipun aku tahu tapi aku masih diam. Tidak sekarang, seperti kata adikku mari kita ciptakan yang lebih lagi :). Kejahilan n kegilaan yang lain (ide brilian langsung melintas
), biar gigit jari semuanya. Yap aku setuju dengannya, dan tidak mengherankan sejak hari itu, semua hal sudah jelas. Apa yang akan kulakukan nanti jika aku pulang, ini bukan balas dendam, tapi hanya kejahilan yang lain :D. Aku sebenarnya berharap orang membicarakan atau bertanya soal yang lain aja, seperti bagaimana jogja, kuliahku, temen2ku, istilahnya melihat dunia di luar Bali dari sudut pandangku tidak hanya tau dari TV, berdebat soal2 yang lain, tanpa mengancam (sadis ya…) privasiku.
Btw, hari ini Ghafur Agus M (ato lebih sering kupanggil wie
) berulang tahun ke-26 th toreeeeeng toooooooooreng. Selamat Ultah ya wie, moga panjang umur, selalu diberi kesehatan, dilindungi dan diberikan kesejahteraan dan kedamain hidup oleh Tuhan. Semoga impian n cita2nya terwujud ya. Mama wie cepet sembuh, sekeluarga diberi kesehatan. Kadonya “doa†aja ya :). God Bless U. Pokoe selamat berjuang dech heehhee………..btw, kuenya dah dipesan koq ke toko Murni, jadi adik wakili aja ya :D. Anak2 kos PW14 bilang selamat ultah juga n terima kasih atas kuenya (meskipun belon di potong) qeqeeqeqe……………selamat bekerja disana, kami semua disini ikut merayakan koq hehehehheh……………

*Happy Birthday ya, Tuhan selalu melidungi dan memberkati dalam setiap langkah dan keputusan yang diambil *
Leave a reply